BREAKING NEWS
Kamis, 04 Juni 2026

Pemkab Tabanan Perkuat Peran Operator Desa untuk Publikasi Pembangunan Berbasis Data Presisi

gusWedha - Kamis, 04 Juni 2026 09:10 WIB
Pemkab Tabanan Perkuat Peran Operator Desa untuk Publikasi Pembangunan Berbasis Data Presisi
Kelompok Ahli Pemerintah Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, dalam kegiatan Dengar Pendapat dan Workshop Mini Komunikasi dan Publikasi Berbasis Data Desa Presisi di Kantor Camat Selemadeg, Rabu (3/6/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TABANAN Pemerintah Kabupaten Tabanan menekankan pentingnya peran operator desa dalam memperkuat publikasi pembangunan berbasis data desa presisi.

Operator desa dinilai tidak hanya berfungsi sebagai pengelola data, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Kelompok Ahli Pemerintah Kabupaten Tabanan, I Wayan Ariasa, dalam kegiatan Dengar Pendapat dan Workshop Mini Komunikasi dan Publikasi Berbasis Data Desa Presisi di Kantor Camat Selemadeg, Rabu (3/6/2026).

Baca Juga:

Menurut Ariasa, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari sejauh mana informasi pembangunan dapat diakses dan dipahami oleh masyarakat secara luas.

Dalam konteks tersebut, operator desa memiliki posisi strategis sebagai penghubung informasi antara pemerintah dan warga.

"Operator desa merupakan garda terdepan dalam menyajikan informasi terkait perkembangan pembangunan, potensi desa, hingga program pelayanan kepada masyarakat. Informasi yang akurat dan konsisten akan memperkuat partisipasi masyarakat," ujar Ariasa.

Ia menambahkan, dukungan seluruh elemen masyarakat diperlukan agar berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Komang Gede Sanjaya dapat terus berlanjut dan disempurnakan.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Kecamatan Selemadeg, Hendrayuni, yang mewakili camat setempat.

Ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas operator Sistem Informasi Desa (SID) dalam mengelola dan mempublikasikan informasi pembangunan secara lebih efektif.

Selain isu komunikasi pembangunan, kegiatan juga diisi sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber oleh Pengolah Data dan Informasi Pusdal LH Bali Nusra Kementerian Lingkungan Hidup, I Gede Bajawan Dewantara.

Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga untuk menekan beban tempat pemrosesan akhir (TPA).

Edukasi berkelanjutan melalui media digital desa dinilai penting untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat.

"Komunikasi memiliki peran penting dalam perubahan perilaku. Edukasi yang konsisten akan membantu masyarakat mengurangi dan mengolah sampah dari sumbernya," ujarnya.

Melalui workshop ini, pemerintah daerah berharap terjadi penguatan sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam pengelolaan informasi pembangunan sekaligus peningkatan kesadaran lingkungan secara berkelanjutan.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Program Tiga Juta Rumah Dikebut, Bobby Nasution Minta Dukungan OJK Sumut
Percepat Respons Layanan Publik, Pemprov Sumut Dorong Penguatan Sistem Pengaduan Terintegrasi Satu Pintu
Pemprov Sumut Perkuat SAKIP dan Reformasi Birokrasi, Sulaiman Harahap: Administrasi Baik Tak Cukup Jika Pelayanan Publik Buruk
Rico Waas Apresiasi Film ‘Samudera’, Sebut Karya Anak Medan Jadi Pemantik Industri Kreatif
Mualem Sambut Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh, Bahas MTQ Nasional hingga Tambang Ilegal
Warga Perbatasan Medan–Deli Serdang Keluhkan Banjir hingga Kriminalitas, Rico Waas Diminta Bertindak Cepat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru