Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDA ACEH – PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, guna memperkuat sinergi dalam pengamanan objek vital nasional sektor ketenagalistrikan di Aceh.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Selasa (9/6/2026), menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi antara PLN dan Polda Aceh dalam menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Aceh.
Dalam audiensi tersebut, PLN UIP3B Sumatera diwakili Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum, Yenti Elfina. Turut hadir Manager Komunikasi Andi Pratama, Manager Unit Pelaksana Transmisi (MUPT) Banda Aceh Achmad Setiawan, serta Assistant Manager Administrasi Umum Raja D. Sagala.
Baca Juga:
Sementara dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh hadir Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum Nurlana bersama Assistant Manager Komunikasi Zulfan Helmi.
Kapolda Aceh turut didampingi Karoops Polda Aceh dan Dirpamobvit Polda Aceh. Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi antara kedua institusi.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama berkelanjutan dalam menjaga keamanan infrastruktur strategis nasional.
"Audiensi ini menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kemitraan dan meningkatkan sinergi antara Polda Aceh dan PLN dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing, khususnya terkait upaya menjaga keamanan dan keandalan objek vital nasional sektor ketenagalistrikan di Aceh," ujar Joko.
Menurutnya, sektor ketenagalistrikan memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, hingga investasi dan pembangunan daerah. Karena itu, keberlangsungan pasokan listrik memerlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk aparat keamanan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis, mulai dari penguatan pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan, peningkatan koordinasi menghadapi potensi gangguan, hingga langkah-langkah preventif untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di Aceh.
Joko menegaskan, sinergi antara PLN dan Polda Aceh menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menjaga pelayanan kelistrikan tetap optimal bagi masyarakat.
"Diharapkan melalui kolaborasi yang semakin erat antara Polda Aceh dan PLN, keandalan pasokan listrik di Aceh dapat terus terjaga sehingga mampu mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, investasi, dan percepatan pembangunan daerah secara berkelanjutan," katanya.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif serta memastikan objek vital nasional sektor ketenagalistrikan dapat beroperasi secara aman dan stabil.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.