BREAKING NEWS
Jumat, 19 Juni 2026

Tak Hanya Sorak Gol, Nobar Piala Dunia Diyakini Putar Uang Triliunan Rupiah

Dharma - Jumat, 19 Juni 2026 19:06 WIB
Tak Hanya Sorak Gol, Nobar Piala Dunia Diyakini Putar Uang Triliunan Rupiah
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi saat ditemui awak media di kediaman Prabowo, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). (Foto: tirto/Qonita Azzahra)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah menyambut positif berbagai kegiatan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang mulai digelar di sejumlah daerah. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi riil melalui perputaran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan inisiatif nobar yang digelar pemerintah daerah maupun pihak swasta merupakan langkah positif yang dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

"Kita monitor juga di beberapa daerah, banyak inisiatif nobar yang dilakukan pemerintah daerah maupun swasta. Saya kira ini sesuatu yang sangat positif dan sangat bagus," ujar Prasetyo di Hambalang, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).

Baca Juga:

Menurutnya, kegiatan nobar tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi lokal. Kehadiran masyarakat dalam satu lokasi diyakini mampu menggerakkan aktivitas perdagangan dan jasa di sekitar lokasi acara.

Prasetyo berharap momentum Piala Dunia 2026 dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Di sisi lain, ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan mendoakan Timnas Indonesia agar suatu saat dapat tampil di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

"Kita berharap kegiatan ini menumbuhkan ekonomi riil di masyarakat. Sambil menikmati pertandingan, mari kita berdoa dan menumbuhkan keyakinan bahwa suatu saat nanti Timnas Indonesia bisa berlaga di Piala Dunia," katanya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran Nomor 400.2.7/4657/SJ yang mengimbau seluruh kepala daerah untuk memfasilitasi dan menginisiasi kegiatan nobar Piala Dunia 2026 sesuai kemampuan masing-masing daerah.

Melalui surat tersebut, pemerintah daerah diminta menyiapkan ruang publik dan lokasi strategis sebagai pusat kegiatan nobar. Dukungan juga mencakup pengaturan lalu lintas, kebersihan, keamanan, hingga fasilitas teknis lainnya agar masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman.

Mendagri menilai Piala Dunia 2026 menjadi momentum penting untuk mendorong partisipasi masyarakat sekaligus menggerakkan sektor ekonomi lokal. Kegiatan nobar diharapkan melibatkan UMKM, BUMD, komunitas pemuda, hingga pelaku usaha setempat.

Sementara itu, Direktur Utama TVRI Tubagus Fiki Chikara Satari mengungkapkan potensi ekonomi dari pelaksanaan nobar sangat besar. Berdasarkan simulasi yang dilakukan, kegiatan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan nilai ekonomi hingga Rp2,34 triliun selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026.

Estimasi tersebut dihitung dari pelaksanaan nobar di 5.864 lokasi aktif selama 50 hari dengan keterlibatan rata-rata empat UMKM pada setiap venue.

Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dapat menjadikan gelaran Piala Dunia 2026 sebagai momentum kebangkitan ekonomi lokal di berbagai daerah Indonesia.*

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MBG Tetap Jalan, Istana Tegaskan Program Prabowo Tak Berhenti Meski BGN Dibenahi
Ribuan Peserta Padati Mapolda Aceh, Kapolda Gaungkan Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat
Viral Pernyataan Bupati Deli Serdang soal Jalan Rusak dan Pajak, Kadis Kominfostan Pasang Badan: Yang Salah Apa?
LPG 3 Kg Langka, Pemko Tanjungbalai Minta Pertamina Tindak Pangkalan Nakal
Bupati Asahan Serahkan Bantuan Rp30 Miliar untuk Bireuen, Dukung Pemulihan Pascabencana
Jokowi Beri Pesan Khusus ke PSI: Kawal Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga Dua Periode
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru