BREAKING NEWS
Jumat, 10 Juli 2026

Prabowo Akui Ada Penyusup di Program MBG, Minta Kepala Daerah dan Aparat Keamanan Ikut Mengawasi

Abyadi Siregar - Jumat, 10 Juli 2026 15:31 WIB
Prabowo Akui Ada Penyusup di Program MBG, Minta Kepala Daerah dan Aparat Keamanan Ikut Mengawasi
Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LOMBOK BARAT – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah dan aparat keamanan ikut mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, pengawasan diperlukan agar program tersebut benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan bendungan di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat, 10 Juli 2026.

Baca Juga:

Menurut Prabowo, pemerintah berkomitmen melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis.

Namun, ia mengakui ada pihak-pihak yang diduga mencoba memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan pribadi.

"MBG kita teruskan! Tapi kita mengerti dan kita sadar banyak juga yang nyusup ke tubuhnya MBG untuk jadi maling di situ," kata Prabowo.

Presiden meminta gubernur, bupati, camat, hingga kepala desa aktif memantau seluruh dapur penyedia makanan dalam program tersebut.

Ia juga meminta setiap dugaan penyimpangan segera dilaporkan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Bahkan, Prabowo mengatakan masyarakat dapat langsung menyampaikan laporan kepadanya melalui media sosial.

"Maka saya minta gubernur, bupati, camat, kepala desa, boleh memeriksa semua dapur MBG."

"Saudara periksa. Laporkan ke Kepala BGN. Kalau perlu lapor ke saya. Gampang. Lapor di TikTok. Langsung aku kirim tim untuk selesaikan. Enggak usah susah-susah."

Selain pemerintah daerah, Prabowo juga meminta aparat penegak hukum ikut melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Program MBG.

Namun, ia mengingatkan agar pemeriksaan dilakukan secara profesional dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan lain.

"Dandim, Kapolres, Kapolsek silakan periksa. Periksa yang artinya baik. Jangan manggil-manggil mau ngerjain. Jangan! Saya sudah lama jadi orang Indonesia. Manggil-manggil minta setoran."

Prabowo menilai masyarakat kini memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya program pemerintah.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat semakin mudah melaporkan berbagai dugaan penyimpangan yang terjadi di lapangan.

"Rakyat awasi. Rakyat sekarang tidak bodoh. Rakyat punya gadget. Tapi memang ya, orang mau nyolong ada saja."

Presiden berharap pengawasan yang melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dapat menjaga Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia Indonesia.* (d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Dorong OPD Perkuat Media Sosial, Komunikasi Publik Harus Cepat dan Responsif
Menkop Ferry Juliantono Ziarah ke Makam Bung Hatta, Dorong Koperasi Kembali Jadi Pilar Ekonomi Rakyat
Dr. Budi Suryanto Dorong Sistem "Satu Tanah, Satu Surat, Satu Kepemilikan" untuk Akhiri Sengketa Agraria
Ketua Tim Komisi VII DPR RI dan Gubernur Sumut Kunjungi Paviliun Asahan di PRSU 2026, Sepatu Bunut Jadi Primadona
Prabowo Kenang Dukungan Warga NTB: Kalah Berkali-kali, Mereka Tetap Bersama Saya
Prabowo Resmikan 5 Bendungan dari NTB, Langkah Besar Perkuat Ketahanan Air dan Swasembada Pangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru