Kisah Tukang Botot di Medan, Berjuang Kuliahkan Anak hingga Terbantu Program Pemko
MEDAN Penghasilan yang tidak menentu tak menyurutkan perjuangan Zulkifli Nasution untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendid
PEMERINTAHAN
MEDAN – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyebut masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan. Bahkan, menurutnya, sejumlah komoditas pangan nasional kini sudah mampu diekspor ke luar negeri.
Pernyataan itu disampaikan Amran saat memberikan kuliah umum bertajuk Swasembada Pangan di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Rabu (15/7/2026).
"Ternyata masih banyak yang belum tahu bahwa kita sudah swasembada, bahkan kita ekspor," ujar Amran kepada wartawan.Baca Juga:
Amran menilai masih beredarnya informasi yang menyebut Indonesia belum swasembada pangan merupakan data yang tidak sesuai dengan kondisi saat ini.
"Masih ada pihak-pihak tertentu yang menyampaikan Indonesia belum swasembada pangan dan beras. Padahal, sesuai Perpres Nomor 125 Tahun 2022, kita sudah swasembada," katanya.
Menurut Amran, Indonesia sudah tidak lagi mengimpor beras sejak 2025. Bahkan, beras medium disebut sudah mampu diekspor ke sejumlah negara.
"Beras tidak impor lagi, beras medium tidak impor, bahkan kita ekspor. Delapan komoditas sudah swasembada dan juga diekspor," ungkapnya.
Ia menjelaskan, materi tersebut juga disampaikan kepada para mahasiswa agar memiliki pemahaman yang benar mengenai kondisi ketahanan pangan nasional.
Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), dari 11 komoditas pangan strategis, sebanyak delapan komoditas telah mencapai swasembada. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung pakan, telur ayam, daging ayam, cabai rawit, cabai besar, bawang merah, serta gula konsumsi.
Sementara itu, tiga komoditas yang masih bergantung pada impor yakni bawang putih, kedelai, dan daging dengan total kebutuhan impor sekitar 3,5 juta ton.
Amran menambahkan, secara keseluruhan porsi impor pangan Indonesia saat ini hanya sekitar 5 persen. Angka tersebut masih berada di bawah batas maksimal 10 persen yang ditetapkan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) sebagai indikator negara yang telah mencapai swasembada pangan.* (ds/dh)
MEDAN Penghasilan yang tidak menentu tak menyurutkan perjuangan Zulkifli Nasution untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendid
PEMERINTAHAN
MEDAN Tabel angsuran KUR BRI 2026 untuk pinjaman Rp100 juta dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang
EKONOMI
MEDAN Setan selama ini kerap dipahami sebagai makhluk gaib dari golongan jin yang menggoda manusia agar melakukan perbuatan buruk. Namun
AGAMA
JAKARTA Pengamat Politik Propetik, Samuel F. Silaen, mengingatkan masyarakat dan para pengambil keputusan agar tidak terbiasa menyalahka
HUKUM DAN KRIMINAL
SEMARANG TNI Angkatan Laut (TNI AL) berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menangani dugaan pelang
HUKUM DAN KRIMINAL
NABIRE Pemerintah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT KEL di Nabire, Papua Tengah, pada Kamis, 22 Oktober 2026. Keputusan tersebut
HUKUM DAN KRIMINAL
SAMARINDA PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) menggelar pertandingan persahabatan mini soccer bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Ka
NASIONAL
BANDA ACEH Kesehatan jiwa menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan di tengah kehidupan modern yang penuh tekanan. Tuntutan
AGAMA
SIGLI Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Ruddi Setiawan menegaskan tidak ada kompromi dalam pemberantasan narkotika. Ia me
HUKUM DAN KRIMINAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Sumatera Utara pada Sabtu, 24 Okto
NASIONAL