BREAKING NEWS
Rabu, 15 Juli 2026

Curhat Mahasiswa Penjual Mochi Berbuah Beasiswa, Mentan Amran Langsung Respons Dugaan Pupuk Mahal

Dodi Kurniawan - Rabu, 15 Juli 2026 22:34 WIB
Curhat Mahasiswa Penjual Mochi Berbuah Beasiswa, Mentan Amran Langsung Respons Dugaan Pupuk Mahal
Mentan Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara, Rabu (15/7/2026), tak sekadar membahas ketahanan pangan dan swasembada. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN — Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar membahas ketahanan pangan dan swasembada. Forum tersebut berubah menjadi ruang dialog terbuka setelah Mentan merespons langsung berbagai aspirasi mahasiswa, mulai dari membantu mahasiswa penjual mochi hingga menindaklanjuti laporan dugaan penjualan pupuk di atas harga ketentuan.

Suasana haru mewarnai acara saat seorang mahasiswa menceritakan perjuangannya membiayai kuliah dengan berjualan mochi di lingkungan kampus. Mahasiswa tersebut mengaku memulai usahanya dengan modal sekitar Rp50 ribu setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus membayar biaya pendidikan.

Mendengar kisah tersebut, Mentan Amran memberikan apresiasi atas semangat dan kerja keras mahasiswa tersebut. Ia menilai perjuangan mencari biaya kuliah melalui usaha mandiri merupakan contoh yang patut diapresiasi.

Baca Juga:

"Kamu berjuang, jangan pernah mundur. Yang paling sulit itu adalah proses. Jangan malu berjualan, karena yang memalukan adalah mengambil hak orang lain," ujar Amran.

Sebagai bentuk dukungan, Mentan Amran memberikan bantuan modal usaha sebesar Rp5 juta dari dana pribadinya. Ia juga meminta agar mahasiswa tersebut memperoleh beasiswa hingga menyelesaikan pendidikan, baik melalui program perusahaan maupun yayasan apabila terkendala regulasi.

Selain itu, Mentan Amran juga memberikan perhatian kepada seorang mahasiswa yang menyerahkan buku hasil karyanya. Menurutnya, mahasiswa yang mampu menghasilkan karya sejak masih kuliah menunjukkan kualitas generasi muda yang kreatif dan memiliki daya saing.

Ia bahkan mendorong agar karya tersebut dapat diterbitkan sebagai inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi melalui gagasan positif.

Dalam sesi dialog, Mentan Amran juga menerima laporan mengenai dugaan penjualan pupuk bersubsidi dengan harga di atas ketentuan di wilayah Sidikalang, Kabupaten Dairi.

Menanggapi laporan tersebut, Amran langsung meminta aparat terkait melakukan pengecekan dan menegaskan akan memberikan sanksi tegas apabila ditemukan pelanggaran.

"Cek. Kalau terbukti menjual di atas ketentuan, cabut izinnya. Kami bertanggung jawab," tegasnya.

Menurut Amran, pemerintah tidak akan mentoleransi praktik yang merugikan petani. Ia menyebut Kementerian Pertanian telah mencabut lebih dari 2.000 izin kios maupun distributor pupuk yang terbukti melakukan pelanggaran.

Menutup kegiatan, Mentan Amran mengaku terkesan dengan karakter mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang dinilai kritis, kreatif, serta memiliki semangat juang tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Kementerian Pertanian juga menyerahkan bantuan kepada mahasiswa USU yang terdampak banjir pada November 2025 serta memberikan bantuan di bidang pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pulih Lebih Cepat, Batu Bara Dapat Apresiasi Kemendagri dan PR Percepat Realisasi Anggaran
Mentan Amran: Indonesia Sudah Swasembada Pangan, Tapi Masih Banyak yang Belum Tahu
Kejagung Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Mayoritas Eks Penyidik KPK
Mentan Sebut Sumut Jadi Motor Swasembada Pangan, Mahasiswa USU Diajak Berinovasi
Kopdes Merah Putih Diduga Berdiri di Lahan Sawah, Begini Respons Wamentan Sudaryono
Mentan Apresiasi Kinerja Pemerintah Aceh, Komit Dukung Pengembangan Kopi Gayo dan Pertanian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru