Mentan Amran Tantang Mahasiswa USU Ciptakan Inovasi demi Masa Depan Swasembada Pangan
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN — Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interupsi dari sejumlah mahasiswa yang menyampaikan aspirasi terkait sektor pertanian. Menanggapi hal tersebut, Mentan Amran memilih membuka ruang dialog terbuka dengan memaparkan data capaian pertanian nasional sekaligus menjawab berbagai kritik yang disampaikan mahasiswa.
Kuliah umum yang mengusung tema Inovasi dan Kolaborasi Generasi Muda Menuju Swasembada Pangan itu berlangsung interaktif setelah mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU menyampaikan sejumlah pandangan mengenai kondisi sektor pertanian nasional.
Mahasiswa bernama Andreas menjelaskan bahwa interupsi yang dilakukan bersama rekannya bukan bertujuan mengganggu jalannya acara, melainkan sebagai bagian dari penyampaian aspirasi.Baca Juga:
"Kami bukan ingin membuat keributan. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi dan mohon maaf apabila sempat menginterupsi jalannya kuliah umum," ujar Andreas.
Menanggapi hal tersebut, Mentan Amran mengapresiasi keberanian mahasiswa dalam menyampaikan pendapat. Menurutnya, kampus merupakan ruang yang tepat untuk berdiskusi secara terbuka dan membangun.
"Mahasiswa memang memiliki tugas menyampaikan kritik. Yang terpenting, kritik tersebut bersifat konstruktif dan didukung data sehingga dapat menjadi masukan dalam pembangunan," kata Amran.
Dalam dialog tersebut, mahasiswa menyoroti sejumlah persoalan, mulai dari ketergantungan impor pada beberapa komoditas pangan, harga pangan yang dinilai belum berpihak kepada petani dan konsumen, hingga tantangan regenerasi petani serta degradasi lahan pertanian.
Menjawab pertanyaan tersebut, Mentan Amran mengakui masih terdapat komoditas yang bergantung pada impor, seperti bawang putih. Namun, ia menegaskan pemerintah terus berupaya meningkatkan kemandirian pangan nasional.
Amran juga memaparkan sejumlah indikator sektor pertanian. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Petani (NTP) disebut mencapai 127,73 atau tertinggi dalam lebih dari tiga dekade, sementara Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian tercatat tumbuh 5,74 persen.
Menurutnya, sebagian besar komoditas pangan strategis kini telah mampu dipenuhi dari produksi dalam negeri, bahkan beberapa di antaranya telah memasuki pasar ekspor.
Terkait tingginya harga pangan di tengah peningkatan produksi, Amran menilai persoalan tersebut berkaitan dengan tata niaga dan distribusi yang masih menghadapi praktik penyimpangan.
"Kalau produksi meningkat tetapi harga tetap tinggi, berarti ada persoalan dalam distribusi. Praktik yang merugikan petani dan masyarakat harus ditindak sesuai ketentuan," ujarnya.
Ia menambahkan pemerintah terus melakukan pengawasan terhadap distribusi pangan dan pupuk, termasuk menindak pelanggaran yang ditemukan di lapangan.
Menutup dialog, Mentan Amran menegaskan pemerintah terbuka terhadap kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab dan berbasis data.
"Kritik merupakan bagian penting dalam pembangunan. Yang terpenting, mari kita bersama-sama mencari solusi untuk memajukan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Usai menerima penjelasan tersebut, Andreas menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdialog secara terbuka dengan pemerintah. Ia menilai ruang diskusi seperti itu penting untuk memperkuat komunikasi antara mahasiswa dan pemangku kebijakan.* (dh)
MEDAN Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi motor penggerak lahirny
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), diwarnai interup
NASIONAL
MEDAN Kuliah umum Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (15/7/2026), tak sekadar memb
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan mempertanyakan mekanisme verifikasi dalam proses seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil)
NASIONAL
KARO Polres Karo menetapkan sembilan orang sebagai tersangka dalam kasus tewasnya seorang pendaki Gunung Sibayak berinisial RCH (17). Ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas meminta PT Pertamina segera membenahi pelayanan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean pan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meminta waktu selama satu bulan untuk merampungkan evaluasi dan
PEMERINTAHAN
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Band
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh siap menyelenggarakan pendidikan pem
NASIONAL