BREAKING NEWS
Rabu, 15 Juli 2026

3 Menteri Turun Langsung ke Tanah Gayo, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana

Raman Krisna - Rabu, 15 Juli 2026 23:07 WIB
3 Menteri Turun Langsung ke Tanah Gayo, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana
(Foto: dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BENER MERIAHPemerintah pusat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di kawasan Tanah Gayo, Aceh. Dalam kurun waktu sepekan, tiga menteri turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan infrastruktur, pemulihan ekonomi masyarakat, hingga penguatan sektor pertanian berjalan sesuai rencana.

Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana, khususnya di kawasan Tanah Gayo yang meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Kawasan ini dikenal sebagai sentra produksi Kopi Gayo sekaligus salah satu penggerak ekonomi masyarakat di Provinsi Aceh, sehingga percepatan pemulihan dinilai penting untuk mengembalikan aktivitas sosial dan ekonomi warga.

Baca Juga:

Kunjungan diawali pada 7 Juli 2026 oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) yang juga Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Dalam agenda tersebut, Tito memimpin dialog bersama pemerintah daerah dan masyarakat untuk membahas percepatan penanganan Jembatan Enang-Enang yang terdampak bencana.

Hasil koordinasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo pada 8 Juli 2026. Dalam kunjungannya, Dody memastikan pemerintah akan memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang agar tetap dapat difungsikan secara terbatas selama masa transisi.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum juga mempercepat pelebaran Jalan Werlah sebagai jalur alternatif sekaligus menyiapkan pembangunan jembatan permanen baru guna memperkuat konektivitas masyarakat Tanah Gayo dalam jangka panjang.

"Tugas kita memberikan dukungan maksimal agar apa yang telah dibangun masyarakat tidak menjadi sia-sia," ujar Dody.

Komitmen pemerintah pusat berlanjut pada 14 Juli 2026 saat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengunjungi Kabupaten Bener Meriah. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah menyerahkan sekitar 10,2 juta bibit kopi untuk Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Selain bibit kopi, pemerintah juga menyalurkan bantuan bibit kelapa dan kakao sebagai upaya mempercepat pemulihan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di kawasan penghasil Kopi Gayo.

"Kita bangun Aceh dan menyejahterakan petani melalui Kopi Gayo yang sudah mendunia. Selanjutnya kita dorong agar mampu meningkatkan ekspor," kata Amran.

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menegaskan kehadiran tiga menteri dalam waktu yang berdekatan merupakan bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan pascabencana di Aceh.

Menurut Tito, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi terpadu yang mencakup pemulihan infrastruktur, pembangunan permukiman, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru