BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

Legislator PDIP Dorong MBG Gunakan Dapur Sekolah, Dinilai Lebih Efektif dan Minim Risiko Keracunan

Nurul - Kamis, 16 Juli 2026 17:04 WIB
Legislator PDIP Dorong MBG Gunakan Dapur Sekolah, Dinilai Lebih Efektif dan Minim Risiko Keracunan
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris. (Foto: Dwi Rahmawati/detikcom)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Charles Honoris, mendorong pemerintah menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memanfaatkan dapur atau kantin sekolah. Menurutnya, model berbasis sekolah atau school-based kitchen terbukti lebih efektif dan telah diterapkan di sejumlah negara.

Charles mengatakan usulan tersebut sebenarnya telah disampaikan sejak awal pembahasan program MBG. Ia menilai konsep dapur sekolah mampu memangkas rantai distribusi makanan sehingga kualitas sajian lebih terjaga dan risiko keracunan dapat diminimalkan.

"Kalau mengacu pada negara-negara yang berhasil menjalankan program makan bergizi, model terbaik adalah menggunakan dapur berbasis sekolah," ujarnya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:

Menurut Charles, sistem distribusi yang lebih pendek membuat makanan dapat diterima siswa dalam kondisi hangat dan layak konsumsi. Selain itu, keterlibatan kantin sekolah dinilai mampu meningkatkan pengawasan terhadap kualitas makanan.

Tak hanya itu, ia menilai penerapan dapur sekolah juga akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Sebab, kebutuhan bahan pangan dapat dipenuhi dari pedagang pasar, peternak, maupun pelaku usaha di sekitar lingkungan sekolah.

Charles juga menyoroti pelaksanaan MBG melalui Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dinilainya terlalu terpusat. Ia menyebut konsep tersebut berpotensi menimbulkan persoalan distribusi, termasuk kasus keracunan massal yang sempat terjadi di sejumlah daerah.

Meski menyambut baik adanya wacana pelibatan kantin sekolah dalam program MBG, Charles mengingatkan pemerintah agar menyiapkan mekanisme pelaksanaan yang matang. Menurutnya, keberadaan dapur-dapur SPPG yang telah dibangun juga harus menjadi perhatian agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan Presiden Prabowo Subianto memberikan ruang untuk mengkaji berbagai alternatif pelaksanaan MBG, termasuk kemungkinan melibatkan kantin sekolah sebagai bagian dari sistem penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik.

BGN menyebut kajian tersebut dilakukan untuk mencari skema terbaik dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sekaligus memastikan manfaat MBG dapat dirasakan secara optimal oleh para siswa di seluruh Indonesia.* (k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MBG Bakal Disalurkan Lewat Kantin Sekolah? Ini Respons Presiden Prabowo
Pemerintah Beri Waktu Satu Bulan untuk Benahi Program MBG
Zulhas Kebut Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Hasilnya Dilaporkan ke Prabowo dalam Sebulan
Kasus Korupsi MBG Tetap Jalan, Kejagung Sudah Periksa Lebih dari 50 Saksi
Harga Telur Melonjak Usai MBG Aktif Lagi, Bobby Nasution: SPPG Jangan Berebut dengan Masyarakat
Kepala SPPG Ditemukan Meninggal di Mal Bandung, Polisi Masih Selidiki Penyebabnya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru