Era Sang Legenda Berakhir, Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun
JAKARTA Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu mengumumkan pensiun dari se
OLAHRAGA
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia membutuhkan pendapatan negara yang kuat untuk membiayai berbagai program strategis, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, hingga peningkatan kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Hal itu disampaikannya saat meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).
Menurut Prabowo, pembangunan sektor energi menjadi salah satu fondasi penting dalam memperkuat perekonomian nasional. Pendapatan yang dihasilkan dari proyek-proyek besar seperti LNG Abadi Masela diharapkan mampu mendukung pembiayaan berbagai kebutuhan masyarakat.
"Kita butuh uang untuk membangun pelayanan kesehatan yang terbaik. Kita juga membutuhkan anggaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan, membayar gaji guru dengan baik, serta membangun sekolah yang mampu bersaing dengan negara lain," ujar Prabowo.Baca Juga:
Selain itu, Presiden menegaskan pemerintah juga memerlukan pendapatan yang memadai untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh pegawai negeri serta membangun infrastruktur yang menunjang kehidupan masyarakat modern.
Prabowo menilai proyek LNG Abadi Masela memiliki peran strategis karena membawa investasi sekitar 20,9 miliar dolar AS atau hampir 21 miliar dolar AS. Proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan lebih dari 9 juta ton gas alam cair (LNG) per tahun beserta kondensat yang dinilai mampu memperkuat ketahanan energi nasional.
Ia optimistis proyek tersebut akan menjadi salah satu motor penggerak pembangunan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Presiden juga kembali menekankan pentingnya program hilirisasi industri, khususnya di sektor energi. Menurutnya, hilirisasi menjadi kunci agar sumber daya alam Indonesia memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.
Prabowo mengapresiasi komitmen Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadahlil Lahadalia beserta seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan proyek LNG Abadi Masela. Ia berharap pembangunan proyek dapat berjalan sesuai target dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Prabowo meyakini Indonesia memiliki modal kuat untuk menjaga ketahanan energi nasional. Dengan pengelolaan sumber daya yang tepat, pemerintah optimistis mampu membawa Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.* (k/dh)
JAKARTA Lionel Messi resmi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina. Kapten Albiceleste itu mengumumkan pensiun dari se
OLAHRAGA
JAKARTA Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pemberian tunjangan khusus bagi dokt
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan penegakan hukum terhadap kebakaran hutan dan lahan atau karhutla harus dilakukan t
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik korupsi dalam proses penerimaan mahasiswa baru tidak hanya terjadi di Univers
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan keberhasilan penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla bergantung pad
NASIONAL
JAKARTA Keluarga mendiang Sutrimo mendesak Polda Metro Jaya mencari ponsel milik korban yang hingga kini belum ditemukan. Keluarga menil
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung memeriksa tujuh orang saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis atau
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Naomi Sari Kristiani Harefa, adik Iman Harefa, membantah tudingan di media sosial yang menyebut dirinya diduga terlibat dalam kema
HUKUM DAN KRIMINAL
MALUKU Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku menetapkan eks Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Maluku Tengah Muhammad Marasabessy sebagai tersangka
LABUHANBATU SELATAN Dua pejabat senior Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Saripuddin dan Hj. Agustina Nasution, memasuk
PEMERINTAHAN