BREAKING NEWS
Rabu, 22 Juli 2026

Satgas PRR Minta Pemda Percepat Kesiapan Lahan, Pembangunan 7.952 Hunian Tetap Korban Bencana Dimulai Tahun Ini

Raman Krisna - Selasa, 21 Juli 2026 22:45 WIB
Satgas PRR Minta Pemda Percepat Kesiapan Lahan, Pembangunan 7.952 Hunian Tetap Korban Bencana Dimulai Tahun Ini
Menteri PKP Maruarar Sirait ketika memberikan keterangan seusai Rapat Koordinasi Pembahasan Pembangunan Hunian Tetap di Posko Nasional Satgas PRR, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (21/7/2026). (Foto: Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Selain itu, kawasan hunian harus memiliki akses menuju sekolah, tempat kerja, pasar, rumah ibadah, serta fasilitas kesehatan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

"Pilih yang benar-benar baik bagi rakyat. Jangan di ujung dunia, sehingga jauh dari sekolah anaknya maupun tempat pekerjaannya," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menyiapkan akses jalan, jaringan air minum, drainase, hingga infrastruktur pendukung lainnya agar pembangunan hunian dapat berjalan bersamaan dengan penyediaan layanan dasar.

"Pemerintah daerah tolong membantu agar pembangunan tidak terhambat. Kementerian PKP sudah menjelaskan secara terperinci apa yang dikerjakan pada 2026, titiknya di mana, serta kabupaten dan kotanya. Mohon dibantu urusan tanahnya. Untuk listrik, PLN juga akan bergerak secara proaktif mengimbangi pembangunan dari Kementerian PKP," kata Tito.

Menurut Tito, pemerintah memahami kemampuan keuangan setiap daerah berbeda-beda, terutama dalam pembebasan lahan dan pembangunan infrastruktur pendukung.

Karena itu, apabila terdapat daerah yang mengalami keterbatasan anggaran, Satgas PRR akan mengoordinasikan dukungan dari pemerintah pusat, termasuk melalui Kementerian Pekerjaan Umum.

Secara keseluruhan, rencana pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di tiga provinsi tersebut mencapai 46.521 unit.

Berdasarkan pendataan by name by address, tercatat 33.929 keluarga menjadi calon penerima manfaat, terdiri atas 8.714 keluarga melalui skema insitu, 8.627 keluarga melalui skema eksitu mandiri, dan 16.588 keluarga melalui skema eksitu komunal.

Pemerintah masih akan memutakhirkan data penerima manfaat agar pembangunan hunian tetap berjalan tepat sasaran serta menghindari tumpang tindih program di lapangan.* (ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Nasional, Istana: Karya Anak Bangsa untuk Kurangi Ketergantungan BBM
Pemerintah Kucurkan Rp21,16 Triliun untuk Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera, Ribuan Huntap Mulai Dibangun September
Rico Waas Tinjau Lokasi Ledakan Grand Polonia, Pemko Medan Kerahkan Alat Berat dan Tenaga Medis untuk Evakuasi Korban
Pemprov Aceh Siapkan 766 Paket Kegiatan Senilai Rp824,9 Miliar untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana
Mendobrak Kebuntuan Tata Kelola Pajak
Berkantor di Kepulauan Nias, Bobby Nasution Bawa Agenda Besar Percepat Pembangunan Infrastruktur hingga Kesehatan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru