Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM kembali memperkuat kolaborasi dengan insan media melalui ajang IN-Journal Chapter II bertema "Menulis Jejak untuk Bumi".
Program kompetisi jurnalistik ini menjadi upaya perusahaan dalam mendorong lahirnya karya-karya yang mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap isu lingkungan, konservasi, dan keberlanjutan.
Kegiatan yang melanjutkan kesuksesan IN-Journal Chapter I tersebut menghadirkan puluhan karya jurnalistik dari berbagai daerah di Sumatera Utara.
Baca Juga:
Melalui program ini, INALUM ingin menjadikan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi lingkungan yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat.
.jpeg)
Sebagai perusahaan yang menjalankan bisnis berbasis sumber daya alam, INALUM menilai keberlanjutan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan konservasi di lapangan, tetapi juga melalui penyebaran informasi yang mampu membangun kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Corporate Secretary PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero), Mahyaruddin AR, mengatakan media memiliki peran besar dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian lingkungan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan media yang telah berpartisipasi dalam IN-Journal Chapter II. Kualitas karya yang terus meningkat menunjukkan besarnya kepedulian jurnalis terhadap isu-isu lingkungan. Kami berharap IN-Journal dapat terus menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menginspirasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan," ujar Mahyaruddin.
Antusiasme insan media dalam mengikuti IN-Journal Chapter II terlihat dari jumlah karya yang masuk.
Sebanyak 53 jurnalis dari berbagai wilayah di Sumatera Utara menghasilkan 65 karya jurnalistik dengan beragam sudut pandang mengenai konservasi lingkungan.
Karya-karya tersebut berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Medan, Batu Bara, Kisaran, Toba, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Rantau Prapat, hingga Humbang Hasundutan.
Berbagai isu lingkungan diangkat dalam karya jurnalistik tersebut, seperti rehabilitasi kawasan Danau Toba, konservasi mangrove di wilayah pesisir, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga program pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Seluruh karya dinilai oleh dewan juri secara independen berdasarkan sejumlah aspek, seperti orisinalitas tulisan, kedalaman informasi, akurasi data, kualitas penulisan, serta kesesuaian dengan tema "Menulis Jejak untuk Bumi".
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut daftar pemenang IN-Journal Chapter II:
- Juara I – Anisa Khairani Siregar (Desir.id) dengan karya "Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli".
- Juara II – Deddi Gunawan Hutajulu (Dailyklik.id) dengan karya "Mangrove Adalah Kehidupan".
- Juara III – Zaim Dzaky Sanjaya (Mimbar Umum Online) dengan karya "Dari Akar Hingga Ombak, Jejak yang Menjaga Kehidupan".
- Harapan I – Putra Arissandi Sianipar (Batubarainfo.com) dengan karya "Benteng Hijau di Ujung Muara, Saat Mangrove Melindungi Kampung Nelayan dari Ancaman Abrasi".
- Harapan II – Olo Sirait (Metro-Online.co) dengan karya "PT INALUM Perkuat Program Konservasi".
INALUM menegaskan bahwa tema konservasi dalam IN-Journal Chapter II sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang menjadi bagian dari strategi perusahaan.
Berbagai program lingkungan terus dilakukan INALUM, mulai dari revegetasi wilayah operasi, pemantauan keanekaragaman hayati, konservasi flora dan fauna endemik, pemeliharaan daerah aliran sungai, hingga penanaman pohon di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba.
Sepanjang 2025, INALUM telah menanam lebih dari 200 ribu pohon di sejumlah wilayah sekitar Danau Toba dan Sumatera Utara.
Selain itu, perusahaan juga melakukan penanaman 15 ribu bibit mangrove bersama masyarakat di Kabupaten Batu Bara sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Melalui IN-Journal, INALUM berharap semakin banyak masyarakat memahami bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan perusahaan, tetapi menjadi gerakan bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh pihak.
Keberhasilan pelaksanaan IN-Journal Chapter II menjadi pijakan bagi INALUM untuk melanjutkan program tersebut melalui IN-Journal Chapter III dengan tema yang akan mengangkat isu hilirisasi.
Program ini diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi antara perusahaan dan media dalam menghadirkan karya jurnalistik berkualitas, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai konservasi, keberlanjutan, dan hilirisasi sebagai bagian dari pembangunan industri nasional.* (ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.