BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

Rp534 Miliar Dana Tambahan Pascabencana Mengalir ke Sumbar, Satgas PRR Dorong Percepatan Realisasi

Raman Krisna - Jumat, 24 Juli 2026 21:00 WIB
Rp534 Miliar Dana Tambahan Pascabencana Mengalir ke Sumbar, Satgas PRR Dorong Percepatan Realisasi
Tim Posko Nasional Satgas PRR melakukan monitoring dan evaluasi di Kabupaten Tanah Datar, Sumbar. (foto: Dok. Satgas PRR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Salah satu program prioritas adalah percepatan normalisasi sungai yang memiliki sedimentasi sekitar 2 juta meter kubik.

Program ini dinilai penting untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Sementara itu, Kabupaten Tanah Datar menerima tambahan TKD sebesar Rp126,87 miliar dengan realisasi sekitar 7 persen.

Anggaran digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar, rehabilitasi jaringan irigasi, jalan dan jembatan, pembangunan hunian tetap (huntap), penanggulangan bencana, serta pemulihan ekonomi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menargetkan pembangunan 79 unit hunian tetap dapat diselesaikan pada September 2026.

Selain pembangunan rumah, daerah tersebut juga menjalankan program mitigasi bencana berupa pembangunan enam titik Sabo Dam dan pembangunan jembatan permanen untuk memulihkan konektivitas wilayah.

Sebagai tindak lanjut, Satgas PRR mengingatkan seluruh pemerintah daerah penerima tambahan TKD di Sumatera Barat agar segera mengoptimalkan pelaksanaan anggaran sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ melalui penyesuaian Peraturan Kepala Daerah.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Agus Fatoni, menegaskan bahwa daerah terdampak harus memfokuskan penggunaan dana pada kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ia juga meminta setiap program memiliki target dan indikator yang jelas agar penggunaan anggaran dapat diukur dan diawasi secara efektif.

"Selain itu juga (melakukan) rapat koordinasi (daring dan luring) secara berkala untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi pemerintah daerah dan memberikan alternatif solusi," kata Agus Fatoni dalam keterangan pers, Kamis (23/7/2026).

Kementerian Dalam Negeri bersama Satgas PRR menyatakan akan terus melakukan monitoring, evaluasi, dan asistensi secara berkala melalui coaching clinic maupun kunjungan lapangan untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak bencana.* (ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Niat Ambil Baju ke Rumah, Pelajar Ini Tewas Diduga Tertembak Usai Menonton Tawuran di Medan
Yusril Ingatkan Dedi Mulyadi Tak Buka Sayembara Tangkap Begal: Jangan Dorong Aksi Main Hakim Sendiri
Bupati Batu Bara Pimpin Rapat Lanjutan Proyek Penerangan Jalan, Target 6.000 Titik APJ Terpasang
Kasad Maruli Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit dan Perkuat Pengabdian TNI AD untuk Masyarakat
Wagub Aceh Bahas Implementasi MoU Helsinki Bersama Sekretariat Negara
Kadis BMBKCK Sumut Tegaskan Tak Toleransi Material Ilegal untuk Proyek Jalan di Paluta
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru