BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

94 Persen Jalan Terdampak Bencana di Aceh Sudah Pulih, Satgas PRR Kebut Sisa Ruas Rusak

Raman Krisna - Senin, 27 Juli 2026 22:10 WIB
94 Persen Jalan Terdampak Bencana di Aceh Sudah Pulih, Satgas PRR Kebut Sisa Ruas Rusak
Proses rehabilitasi akses jalan di wilayah terdampak bencana di Aceh. (Foto: Dok. Satgas PRR/BPJN Aceh)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH– Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat pemulihan infrastruktur di Provinsi Aceh. Hingga akhir Juli 2026, sebanyak 94,20 persen jalan daerah yang terdampak bencana hidrometeorologi dilaporkan telah kembali fungsional.

Salah satu fokus penanganan berada di jalur penghubung Lokop, Kabupaten Aceh Timur, menuju Kabupaten Gayo Lues yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada akhir 2025. Perbaikan jalan dan jembatan terus dikebut untuk memulihkan konektivitas masyarakat.

Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya kembali rusak akibat banjir susulan kini sudah dapat dilalui kendaraan roda empat. Kondisi tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi kebutuhan pokok, akses pelayanan publik, hingga aktivitas perekonomian masyarakat.

Baca Juga:

Berdasarkan laporan harian Posko Nasional Satgas PRR per 26 Juli 2026, seluruh 46 ruas jalan nasional yang terdampak bencana telah kembali berfungsi.

Sementara itu, untuk jalan daerah, sebanyak 1.543 dari total 1.638 ruas yang terdampak telah kembali fungsional atau mencapai sekitar 94,20 persen. Sisanya sebanyak 95 ruas masih dalam proses penanganan agar akses masyarakat dapat pulih sepenuhnya.

Gubernur Aceh Muzakir Manaf melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, menyatakan proses rehabilitasi dan rekonstruksi terus dilakukan secara maksimal serta terbuka kepada publik. Pemerintah Aceh juga terus memantau perkembangan pekerjaan melalui laporan yang disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun.

Dalam upaya memastikan percepatan pembangunan di lapangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Mawardi, ditugaskan meninjau langsung progres perbaikan jalan dan jembatan di kawasan Lokop. Hasil pemantauan turut didokumentasikan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan rehabilitasi.

Menurut Mawardi, pembangunan Jembatan Bailey di jalur Aceh Timur–Gayo Lues terus dipercepat dan ditargetkan mulai difungsikan dalam waktu dekat. Jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Aceh bersama Kodam Iskandar Muda.

"Kami sudah berada di lokasi sejak awal Juli 2026 setelah sebelumnya melakukan survei pada Maret. Perbaikan terus kami percepat agar konektivitas masyarakat segera pulih," ujar Mawardi.

Selain pembangunan jembatan, sejumlah alat berat juga terus dioperasikan untuk memperbaiki ruas jalan yang rusak serta membersihkan material sisa banjir. Penanganan dilakukan agar akses transportasi kembali aman dan dapat mendukung aktivitas masyarakat dalam jangka panjang.

Tak hanya fokus pada infrastruktur, Satgas PRR juga menjalankan program rehabilitasi lahan, pembangunan hunian bagi warga terdampak, serta pemulihan sektor ekonomi sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana di Aceh.* (dh)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kementan Kucurkan Rp2,5 Triliun untuk Pulihkan Sawah dan Kebun Terdampak Bencana di Aceh, Mualem Minta Anggaran Dimaksimalkan
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan Lima Anggota Terjerat Kasus Peredaran Gelap Narkoba, Ini Nama-Namanya
NgoPI Disertasi ke-63 UIN Ar-Raniry Bahas Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari'ah untuk Anak Berhadapan dengan Hukum
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan Enam Anggota Ditangkap Bareskrim, Terlibat Kasus Peredaran Gelap Narkotika
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Hebat di Banda Aceh, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar
Satgas PRR Percepat Pembangunan 37.373 Hunian Tetap di Aceh, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp2 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru