Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BANDA ACEH – Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menggelar forum akademik NgoPI Disertasi edisi ke-63 pada Minggu, 26 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang VIP HOCO Cafe Lambhuk, Banda Aceh, ini membahas rancangan penelitian disertasi bertajuk "Rekonstruksi Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari'ah dalam Penanganan Anak yang Berkonflik dengan Hukum di Aceh."
Penelitian tersebut dipresentasikan oleh Erwan, mahasiswa Program Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Pembinaan Operasi (Kabagbinops) Roops Polda Aceh.
Baca Juga:
Melalui rancangan disertasinya, Erwan menawarkan konsep penegakan hukum yang memadukan pendekatan restorative policing dengan nilai-nilai maqashid al-syari'ah sebagai dasar filosofis dalam menangani anak yang berhadapan dengan hukum di Aceh.
Forum ilmiah ini dihadiri berbagai kalangan, mulai dari guru besar, akademisi, praktisi hukum, aparat penegak hukum, hingga mahasiswa doktoral.
Dari Pascasarjana UIN Ar-Raniry hadir Direktur Pascasarjana Prof. Eka Srimulyani, M.A., Ph.D., Ketua Program Studi S3 Fiqh Modern Prof. Dr. Syahrizal Abbas, M.A., serta Prof. Dr. Analiansyah, M.Ag. yang bertindak sebagai tim promotor sekaligus reviewer.
Turut hadir Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Rizanizarli, S.H., M.H., AKBP Elfiana dari Polda Aceh, Ketua Restorative Justice Working Group (RJWG) Marlianita, Widyaiswara Ahli Utama LAN Aceh Ir. Faizal Adriansyah, M.Si., serta mahasiswa Program Doktor Fiqh Modern.
Diskusi dipandu oleh Erlizar Rusli, M.H., advokat sekaligus mahasiswa Program Studi S3 Fiqh Modern.
Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Eka Srimulyani, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan NgoPI Disertasi yang kini telah memasuki edisi ke-63.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan perspektif hukum nasional, hukum Islam, dan hukum adat dalam membahas berbagai persoalan hukum yang berkembang di masyarakat.
Ia menilai NgoPI Disertasi tidak hanya membantu mahasiswa doktoral menyempurnakan disertasinya, tetapi juga menjadi sarana literasi akademik yang memperkuat budaya ilmiah di lingkungan Pascasarjana UIN Ar-Raniry.
Dalam paparannya, Erwan menjelaskan bahwa sistem peradilan pidana modern telah mengalami perubahan dari pendekatan yang berorientasi pada penghukuman menuju pendekatan restoratif yang lebih mengedepankan pemulihan hubungan antara pelaku, korban, keluarga, dan masyarakat.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.