BREAKING NEWS
Selasa, 28 Juli 2026

NgoPI Disertasi ke-63 UIN Ar-Raniry Bahas Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari'ah untuk Anak Berhadapan dengan Hukum

T.Jamaluddin - Senin, 27 Juli 2026 12:08 WIB
NgoPI Disertasi ke-63 UIN Ar-Raniry Bahas Model Restorative Policing Berbasis Maqashid al-Syari'ah untuk Anak Berhadapan dengan Hukum
Program Studi Doktor (S3) Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh kembali menggelar forum akademik NgoPI Disertasi edisi ke-63 pada Minggu, 26 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurutnya, Indonesia telah memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Namun demikian, implementasi restorative justice di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan.

Erwan menilai proses diversi sering kali hanya dipandang sebagai pemenuhan prosedur administratif sehingga belum sepenuhnya berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

Karena itu, melalui disertasinya ia menawarkan rekonstruksi model restorative policing berbasis maqashid al-syari'ah sebagai landasan filosofis dan normatif dalam membangun sistem penanganan anak yang lebih sesuai dengan karakteristik masyarakat Aceh.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan anak sekaligus mewujudkan penegakan hukum yang mengedepankan kepastian hukum, keadilan, dan kemaslahatan.

Erwan menegaskan bahwa penelitian yang sedang disusunnya bukan untuk menggantikan ketentuan hukum nasional.

Sebaliknya, penelitian tersebut bertujuan mengembangkan model implementasi restorative policing yang lebih adaptif terhadap kondisi sosial, budaya, dan karakter masyarakat Aceh.

Model yang diusulkan mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum nasional, nilai-nilai hukum Islam melalui pendekatan maqashid al-syari'ah, serta praktik penyelesaian konflik yang telah berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum sekaligus meningkatkan legitimasi sosial dalam proses penyelesaian perkara.

Ketua Program Studi S3 Fiqh Modern Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Syahrizal Abbas, mengatakan bahwa NgoPI Disertasi merupakan forum akademik yang dirancang untuk memperkaya substansi penelitian mahasiswa doktoral.

Ia berharap seluruh peserta dapat memberikan kritik, masukan, referensi, maupun perspektif baru guna memperkuat argumentasi ilmiah serta metodologi penelitian yang dipresentasikan.

Menurutnya, forum tersebut bukan hanya menjadi ruang evaluasi akademik, tetapi juga wadah kolaborasi intelektual agar setiap gagasan berkembang menjadi kontribusi ilmiah yang lebih komprehensif dan aplikatif.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Membaca Putusan Sela Dokter Tifa dan Kalkulasi Pilihan Rasional
Polwan Polda Sumbar Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Atasan Berpangkat AKBP, Mengaku Diancam Mutasi hingga PTDH
Kasat Narkoba Polres Tangsel dan Enam Anggota Ditangkap Bareskrim, Terlibat Kasus Peredaran Gelap Narkotika
Lima Orang Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan Pria hingga Tewas di Tabanan, KSP Dudung: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Indonesia
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan, Minta Status Tersangka Kasus Korupsi MBG Dibatalkan
Febrie Adriansyah Minta Maaf kepada Prabowo dan Jaksa Agung: Izinkan Saya Membuktikan Kebenaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru