BREAKING NEWS
Rabu, 29 Juli 2026

Pigai Luruskan Polemik 'Londo Ireng', Tegaskan Wartawan Bukan Sasaran: Prabowo Titip Pesan 'I Love You'

Johan - Rabu, 29 Juli 2026 15:49 WIB
Pigai Luruskan Polemik 'Londo Ireng', Tegaskan Wartawan Bukan Sasaran: Prabowo Titip Pesan 'I Love You'
Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: MI/Bayu Anggoro)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDUNG - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meluruskan polemik terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai istilah londo ireng yang belakangan dikaitkan dengan wartawan. Pigai menegaskan istilah tersebut tidak ditujukan kepada insan pers.

Pigai mengaku membawa pesan langsung dari Presiden Prabowo kepada para wartawan agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pernyataan tersebut. Menurutnya, Presiden tetap menaruh rasa hormat dan kedekatan dengan insan pers.

"Pesan Pak Prabowo, sampaikan salam untuk wartawan. Intinya Pak Prabowo bilang I love you wartawan," kata Pigai kepada awak media, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga:

Dia menjelaskan, istilah londo ireng yang dimaksud Presiden merujuk kepada individu yang membantu kepentingan asing hingga merugikan bangsa sendiri. Karena itu, istilah tersebut tidak melekat pada profesi tertentu, termasuk wartawan.

Menurut Pigai, seseorang yang masuk dalam kategori tersebut bisa berasal dari berbagai latar belakang, baik pejabat, pegawai negeri, menteri, maupun profesi lainnya. Oleh sebab itu, dia meminta publik tidak menggeneralisasi pernyataan tersebut kepada seluruh jurnalis.

"Londo ireng itu orang yang membantu orang asing untuk mengkhianati bangsanya sendiri. Tidak disebut wartawan," ujarnya.

Pigai juga menilai polemik berkembang karena adanya penafsiran yang mengaitkan langsung istilah tersebut dengan profesi wartawan melalui pemberitaan. Dia menegaskan hubungan pemerintah dengan media harus tetap terjaga dengan baik.

Sebelumnya, pernyataan Presiden Prabowo terkait londo ireng memicu respons dari sejumlah organisasi pers dan kalangan jurnalis. Beberapa pihak menilai istilah itu berpotensi menimbulkan kesalahpahaman jika dikaitkan dengan profesi wartawan.

Melalui penjelasan Pigai, pemerintah menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada seluruh insan pers. Bahkan, Presiden disebut secara khusus menyampaikan salam serta rasa sayang kepada wartawan.* (in/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Tebing Tinggi Klarifikasi Data HIV 698 Kasus Akumulatif, Dinkes Perkuat Strategi STOP dan Skrining Massif 2026
Menag Nasaruddin Umar Minta Maaf, Tegaskan Kewajiban Zakat untuk Semua Muslim
Daging Halal dan Nonhalal di Medan Akan Ditata, DPRD Sumut Jelaskan Tujuannya
Kodim Jakarta Pusat Klarifikasi Peristiwa Penjual Es di Kemayoran, Tegaskan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
Viral! Warkop di Deli Serdang Diobrak-abrik Usai Perselisihan Sedekah Buka Puasa
Bentuk Kepedulian,Kepala BKAD Batu Bara, Rijali, Jenguk Insan Pers Ucok Kodam Ditengah Kesibukan.
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru