BREAKING NEWS
Jumat, 14 Agustus 2026

Karhutla Mengintai, TNI-Polri dan Pemkab Bener Meriah Tingkatkan Kesiapsiagaan

T.Jamaluddin - Jumat, 14 Agustus 2026 14:07 WIB
Karhutla Mengintai, TNI-Polri dan Pemkab Bener Meriah Tingkatkan Kesiapsiagaan
Polres Bener Meriah bersama TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait menggelar apel gelar pasukan di Lapangan Setdakab Bener Meriah, Kampung Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Jumat, 14 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BENER MERIAH — Kepolisian Resor Bener Meriah bersama TNI, pemerintah daerah, dan sejumlah instansi terkait menggelar apel gelar pasukan untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla.

Apel digelar di Lapangan Setdakab Bener Meriah, Kampung Serule Kayu, Kecamatan Bukit, Jumat, 14 Agustus 2026.

Apel tersebut dipimpin Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K. sebagai inspektur upacara.

Baca Juga:

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Bener Meriah.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam apel tersebut, di antaranya Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia, Dandim 0119/BM Letkol Arh. Febry Adyanto, S.H., Danyonif RK 114/SM Mayor Inf. Fahrul Yuza, S.H., M.I.P., Kepala Kejaksaan Negeri Bener Meriah Edwar, S.H., M.H., dan Wakapolres Bener Meriah Kompol Dr. Syabirin, S.H., M.Si.

Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau Forkopimda serta jajaran pemerintah daerah juga mengikuti kegiatan tersebut.

Personel dari berbagai instansi disiagakan untuk mendukung penanganan Karhutla.

Mereka berasal dari Polri, TNI, BPBD, Basarnas, Satpol PP, Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Kesatuan Pengelolaan Hutan atau KPH, Tagana, serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Bener Meriah mengatakan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla harus tetap ditingkatkan meski curah hujan di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir cukup tinggi.

"Kita tidak boleh lengah. Perubahan cuaca yang sulit diprediksi dapat sewaktu-waktu menimbulkan berbagai ancaman, termasuk Karhutla. Karena itu, pencegahan harus menjadi prioritas utama, disertai kesiapan dalam melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran," tegasnya.

Menurut Kapolres, penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja.

Diperlukan kerja sama lintas sektor agar potensi kebakaran dapat dicegah dan ditangani dengan cepat.

Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, BPBD, pemadam kebakaran, pemerintah kampung, relawan, dan masyarakat, kata dia, harus terus diperkuat.

Kapolres juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

"Apabila menemukan titik api atau adanya potensi Karhutla, segera laporkan kepada pihak yang berwenang agar dapat ditangani sedini mungkin," imbaunya.

Ia menegaskan bahwa menjaga hutan dan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat.

Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran.

Apel gelar pasukan tersebut sekaligus menjadi langkah preventif untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung apabila terjadi Karhutla di Kabupaten Bener Meriah.

Dengan sinergi antarinstansi dan keterlibatan masyarakat, potensi kebakaran hutan dan lahan diharapkan dapat dicegah sejak dini.

Upaya tersebut juga diharapkan dapat menjaga kelestarian hutan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Ungkap Indonesia Kekurangan 268 Ribu Dokter, Daerah Timur Paling Banyak Membutuhkan
Prabowo Larang Barang Subsidi Diperdagangkan Bebas: Semua Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih
Prabowo Dorong Anak Indonesia Belajar 8 Bahasa Asing Sejak SD, Ini Daftarnya
Prabowo Geram Ada 1.000 Tambang Ilegal: Tak Mungkin Tanpa Peran Oknum TNI-Polri
Bupati Batu Bara Terima Audiensi MPK Indonesia Wilayah I Sumut–Aceh, Bahas Rakernas dan Inovasi Pertanian
Prabowo: Supremasi Hukum Harus Dirasakan Rakyat, Bukan Hanya Orang Kuat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru