Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Bagi masyarakat Nagan Raya, sawah menjadi salah satu sumber utama penghasilan keluarga sekaligus berperan dalam menjaga ketersediaan pangan daerah. Karena itu, pemanfaatan tambahan TKD diharapkan difokuskan pada kegiatan yang mampu mengembalikan lahan pertanian menjadi produktif dalam waktu secepat mungkin.
Meski demikian, pelaksanaan program tetap harus memperhatikan ketepatan administrasi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera turut mendukung langkah Pemkab Nagan Raya dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian.
Perwakilan Tim Satgas PRR Aceh dari Kementerian Dalam Negeri, Imran, mengatakan pemulihan lahan pertanian perlu segera dilakukan agar produksi pangan daerah tidak terganggu.
"Kita harus memikirkan bagaimana pemulihan lahan sawah dan pertanian ini dapat dilakukan sesegera mungkin sehingga tidak mengganggu produksi pertanian maupun ketahanan pangan Nagan Raya ke depan," ujarnya.
Untuk memperkuat koordinasi, Satgas PRR juga mendorong pembentukan posko di tingkat kabupaten. Posko tersebut nantinya dapat menjadi pusat pengelolaan data kerusakan, pelaksanaan program, berbagai kendala di lapangan, serta aspirasi masyarakat.
Dengan koordinasi melalui satu pintu, pemerintah diharapkan dapat mempercepat penanganan sawah terdampak sehingga petani Nagan Raya dapat kembali mengolah lahannya pada musim tanam dan produksi pertanian daerah tetap terjaga.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.