Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Kompas.com menegaskan, tangkapan layar berisi artikel mengenai 'DOM Aceh' yang beredar dan mengatasnamakan Kompas.com tidak pernah kami terbitkan. Konten tersebut bukan produk jurnalistik Kompas.com dan tidak memiliki kaitan apa pun dengan redaksi kami," ujar Amir, Selasa (18/8/2026).
Amir mengatakan masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk memeriksa keaslian informasi yang mengatasnamakan media.
Menurut dia, tampilan visual dan karakter editorial dalam unggahan tersebut berbeda dengan pemberitaan Kompas.com.
"Salah satu cara paling mudah untuk memverifikasi keaslian sebuah artikel Kompas.com adalah dengan mengenali karakter visualnya. Mulai dari gaya bahasa, penulisan judul, pilihan diksi, hingga jenis font yang digunakan," ujar Amir.
Ia pun meminta masyarakat lebih berhati-hati sebelum membagikan informasi yang beredar di media sosial.
Penegasan TNI tersebut sekaligus membantah klaim bahwa Aceh akan memasuki status Darurat Operasi Militer mulai September 2026.
TNI menyatakan kondisi di Aceh saat ini tetap normal dan kondusif. Masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Informasi mengenai DOM Aceh yang beredar di media sosial tersebut, berdasarkan keterangan TNI dan Kompas.com, merupakan informasi palsu yang mencatut nama media.
Masyarakat disarankan memeriksa sumber asli pemberitaan dan membandingkan informasi dengan keterangan resmi pemerintah atau lembaga terkait sebelum mempercayai dan menyebarkannya.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.