BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

936 Hektare Terbakar di Kaltim, DPR Ingatkan: Ini Bukan Lagi Soal Padamkan Api, tapi Keselamatan Warga

Adelia Syafitri - Sabtu, 22 Agustus 2026 10:15 WIB
936 Hektare Terbakar di Kaltim, DPR Ingatkan: Ini Bukan Lagi Soal Padamkan Api, tapi Keselamatan Warga
Petugas berupaya memadamkan kebakaran lahan di Petuk Katimpun, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (11/8/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Auliya Rahman/agr)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurut dia, perhatian khusus perlu diberikan kepada kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan masyarakat dengan kondisi kesehatan tertentu.

"Saya juga meminta fasilitas kesehatan disiagakan, terutama untuk mengantisipasi peningkatan gangguan pernapasan, dengan perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan," tuturnya.

Hetifah juga mendorong penguatan pemadaman dan pencegahan. Setiap titik panas atau hotspot, kata dia, harus segera diverifikasi agar dapat ditangani sebelum api meluas.

"Pemadaman dan pencegahan harus diperkuat. Setiap hotspot harus cepat diverifikasi dan ditangani. Kita masih menghadapi periode kering, sehingga pemerintah harus menyiapkan skenario bukan hanya untuk memadamkan api hari ini, tetapi juga mencegah kebakaran berulang dan melindungi masyarakat selama periode risiko karhutla ini," ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kaltim per 19 Agustus 2026, Kabupaten Kutai Barat menjadi wilayah dengan luas lahan terbakar terbesar, yakni 269,34 hektare dari 70 titik kejadian.

Sementara itu, jumlah titik karhutla terbanyak tercatat di Kabupaten Paser dengan 85 titik. Berikutnya Kota Samarinda dengan 75 titik dan Kutai Barat dengan 70 titik.

Plh Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim Sugeng Priyanto mengatakan karhutla masih terjadi di sejumlah kabupaten dan kota, terutama wilayah dengan cakupan daerah yang luas seperti Berau, Kutai Timur dan Kutai Kartanegara.

"Yang dominan atau tinggi sementara ini kami pantau berada di wilayah Berau, Kutim, dan Kukar," kata Sugeng, Kamis (20/8/2026).

Pemerintah daerah bersama instansi terkait kini terus melakukan pemantauan dan penanganan titik api untuk mencegah karhutla meluas serta mengurangi dampaknya terhadap masyarakat.* (d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bukan Cuma Warga, Satwa Ikut Terdampak, Wamenko Pangan Tegaskan Karhutla Tak Bisa Diatasi BNPB Sendirian
Kapolri: Sejumlah Nama Terduga Pelaku Karhutla di Kalimantan Sudah Dikantongi
Ketua Komisi VIII DPR Sentil Malaysia-Singapura soal Karhutla: Jangan Hanya Protes, Dia Juga Punya Kebun Sawit di Indonesia
Puan Ingatkan Pemerintah: Jangan Tunggu Negara Tetangga Protes soal Kabut Asap Karhutla
Bakar 12 Hektare Lahan untuk Tanam Sawit, Pria di Berau Jadi Tersangka Karhutla
Bara Api Bersembunyi di Bawah Gambut, Pemerintah Kerahkan 12.880 Personel dan Bangun Sumur Bor Lawan Karhutla Kalimantan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru