BREAKING NEWS
Minggu, 23 Agustus 2026

DPR Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional: “Kalimantan Seperti Setengah Neraka”

Nurul - Minggu, 23 Agustus 2026 12:33 WIB
DPR Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional: “Kalimantan Seperti Setengah Neraka”
Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan. (foto: Dok. DPR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Daniel meminta pemerintah tidak hanya memantau jumlah titik panas.

Menurut dia, setiap titik panas dengan tingkat kepercayaan tinggi harus segera diverifikasi dan ditangani di lapangan.

"Ketika titik panas sudah terkonsentrasi dalam jumlah besar di Kalimantan, setiap hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi harus segera diterjemahkan menjadi daftar lokasi prioritas yang wajib diverifikasi dan ditangani di lapangan dalam hitungan jam," tegasnya.

Ia menilai penanganan cepat diperlukan untuk mencegah titik api meluas, terutama di kawasan lahan gambut yang memiliki risiko tinggi terbakar dan menyebarkan api ke wilayah sekitarnya.

Daniel juga menyoroti dampak karhutla terhadap aktivitas pendidikan.

Menurut dia, sejumlah sekolah di Kalimantan Barat terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar karena kualitas udara yang memburuk.

" tentunya ini menjadi keprihatinan karena dampak Karhutla semakin mengganggu aktivitas sekolah anak-anak seperti di Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak yang terpaksa diliburkan akibat kondisi udara yang buruk," ujarnya.

Selain mengganggu kegiatan sekolah, kabut asap akibat karhutla juga berpotensi meningkatkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kebakaran juga dapat merusak ekosistem dan habitat satwa serta menghasilkan polusi yang berdampak hingga lintas batas negara.

Daniel mengatakan dampak kabut asap bahkan mulai dirasakan negara tetangga.

Malaysia disebut menutup sejumlah sekolah akibat kabut asap.

Sementara itu, Singapura telah mengingatkan warganya mengenai potensi ancaman kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan di Sumatera serta Kalimantan.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Siapkan Rp5,3 Miliar untuk Rehabilitasi Puskesmas Mandrehe di Nias Barat
Gratis hingga Desember! BRT Mebidang Mulai Uji Coba, Ini Rute dan Jam Operasionalnya
Seminggu Usai Gempa NTT: 87 Orang Meninggal, Lebih dari 150 Ribu Warga Mengungsi dan 53.971 Rumah Rusak
Masyarakat Indonesia Simpan 1.800 Ton Emas Senilai Rp4.458 Triliun “Di Bawah Bantal”
Desa Adat Sade Lombok Terbakar, Sekitar 250 Rumah Ludes Dilalap Api
Dari Tukang Becak hingga Buruh Bangkalan Siap Gelar Aksi Damai di Jakarta: Anak-anak Kami Butuh MBG
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru