BREAKING NEWS
Selasa, 25 Agustus 2026

Tujuh Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi Masih Dirawat

Johan - Selasa, 25 Agustus 2026 12:33 WIB
Tujuh Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Berastagi Masih Dirawat
Gubernur Sumut Bobby Nasution menjenguk salah seorang murid SMK Negeri 1 Berastagi yang menjadi korban keracunan MBG di Kabupaten Karo, di RSU Haji Medan, Jumat (14/8/2026). (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KARO — Kondisi siswa yang menjadi korban dugaan keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, terus membaik.

Hingga Senin, 24 Agustus 2026, masih ada tujuh siswa yang menjalani perawatan, termasuk beberapa siswa yang dirawat di Kota Medan.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, Donal Simanjuntak, mengatakan kondisi para siswa secara umum berada dalam tahap pemulihan.

Baca Juga:

Sebagian di antaranya diperkirakan sudah dapat kembali ke rumah setelah mendapat penanganan medis.

"Kondisi siswa kemarin masih dirawat tujuh orang, termasuk yang dirawat di Medan. Secara umum kondisinya pemulihan," kata Donal, Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurut Donal, kondisi kesehatan para siswa terus dipantau oleh pihak terkait.

Seiring kondisi yang semakin membaik, sejumlah siswa yang masih menjalani perawatan diperkirakan diperbolehkan pulang pada Selasa, 25 Agustus 2026.

"Mungkin hari ini (Selasa) sudah ada yang pulang, termasuk yang di Medan akan pulang hari ini," ujarnya.

Para siswa tersebut sebelumnya mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi dalam pelaksanaan program MBG di Berastagi.

Peristiwa itu menyebabkan ratusan siswa mengalami keluhan kesehatan dan mendapatkan penanganan medis.

Penanganan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi masing-masing siswa.

Hingga kini, kondisi tujuh siswa yang masih dirawat menjadi bagian dari pemantauan lanjutan setelah sebagian besar siswa lainnya mendapat penanganan dan diperbolehkan pulang.

Selain penanganan medis, pihak terkait juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG.

Evaluasi terutama menyangkut keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada para siswa.

Langkah tersebut penting untuk memastikan makanan yang disalurkan dalam program MBG memenuhi standar keamanan dan tidak menimbulkan risiko bagi kesehatan penerima manfaat.

Dengan kondisi para siswa yang terus membaik, seluruh korban diharapkan segera pulih dan dapat kembali mengikuti kegiatan belajar seperti biasa.

Evaluasi menyeluruh terhadap kejadian tersebut juga diperlukan agar kasus serupa tidak kembali terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Karo maupun daerah lainnya.* (sp/ad)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Tangkap WNA Malaysia di Deli Serdang, Sita 29 Vape Diduga Berisi Narkotika
Wali Kota Medan Rico Waas Tegaskan Perangi Korupsi, Celah Pelanggaran Bakal Diperketat
Pemkab dan DPRD Labusel Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Anggaran Didorong Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
Jeritan Bocah Korban Penganiayaan di Dairi: DPR Turun Tangan, Ahmad Doli Jenguk Langsung di RS Haji
Bersih-Bersih Pendapatan Kota: Rico Waas Instruksikan OPD Gerak Cepat Sikat Kebocoran PAD dan Aset Nganggur
Ngeri! Menu Makan Bergizi Gratis Berisi Belatung, Penyaluran di Toba Disetop Paksa 6 Hari
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru