BREAKING NEWS
Rabu, 26 Agustus 2026

'Anda Pemimpin yang Benar!' Prabowo Puji Bupati Nagekeo Soal Lumbung Pangan di Sela Kunjungan Gempa Flores

Nurul - Rabu, 26 Agustus 2026 17:20 WIB
'Anda Pemimpin yang Benar!' Prabowo Puji Bupati Nagekeo Soal Lumbung Pangan di Sela Kunjungan Gempa Flores
Presiden Prabowo Subianto, saat memimpin rapat koordinasi penanganan gempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MBAY - Presiden Prabowo Subianto memuji Bupati Nagekeo Simplisius Donatus saat memimpin rapat koordinasi penanganan gempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/2026). Prabowo mengapresiasi komitmen Simplisius menjadikan Nagekeo sebagai salah satu lumbung pangan.

"Saya senang dengan bupati seperti kau. Saya punya lahan 8.000 hektare (sawah). Kalau punya lahan 20.000, ah itu lebih bagus lagi. Tapi, 8.000 dan Anda bertekad untuk jadikan lumbung pangan ini. Anda pemimpin yang benar," kata Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin daerah yang dinilainya memiliki komitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:

"Saya terima kasih punya pemimpin seperti kalian. Rakyatmu, saya kira bersyukur ada gubernur, bupati seperti kalian," ujarnya.

Menurut Prabowo, seorang pemimpin harus memiliki keberpihakan kepada masyarakat, terutama warga yang mengalami kesulitan.

Ia menceritakan salah satu pelajaran dari gurunya, yakni seorang pemimpin harus memiliki cara agar rakyat tidak mengalami kekurangan pangan.

"Jadi, nanti kita rubah lahan yang belum berproduktif jadi produktif. Yang kabupatenmu jadi kabupaten yang hijau. Provinsimu jadi provinsi yang hijau," tutur Prabowo.

Presiden juga menyoroti potensi NTT yang dinilai masih dapat dikembangkan, mulai dari sektor pertanian, peternakan hingga sumber daya laut.

Prabowo mengatakan NTT memiliki sejarah dan kekayaan alam yang besar. Salah satunya adalah kayu cendana yang pada masa lalu dikenal luas dan menjadi komoditas yang diminati hingga ke mancanegara.

"Ini daerah sangat potensial, daerah Indonesia sangat potensial. Kita harus bertekad. Jadi kita berani berpikir dan berpikir itu harus berpikir besar. Berani punya target yang tinggi. Itu baru berhasil," tegasnya.

Prabowo menilai pemanfaatan lahan yang belum produktif menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat ketahanan pangan. Pengembangan sektor pertanian juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Dalam kunjungannya ke Nagekeo, Prabowo tidak hanya memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa Flores. Presiden juga meninjau langsung kondisi para pengungsi yang terdampak bencana.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemkab Aceh Tengah Pulihkan 1.496 Hektare Sawah Rusak Pascabencana, Petani Ditargetkan Kembali Menanam September
Satgas PRR Percepat Pemulihan 57 Ribu Hektare Sawah Terdampak Bencana di Aceh
Satgas PRR Sinkronkan Pemulihan Sawah Rusak Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Kemarau Melanda Aceh Besar, Warga Pekan Bada Krisis Air Bersih dan Ribuan Hektare Sawah Mengering
Aceh Kebut Pemulihan 57 Ribu Hektare Sawah Pascabencana, Bantuan Kementan Tembus Rp515 Miliar
Kopdes Merah Putih Diduga Berdiri di Lahan Sawah, Begini Respons Wamentan Sudaryono
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru