Desil DTSEN Tidak Sesuai Kondisi Ekonomi? Begini Cara Mengajukan Perubahan Lewat HP
JAKARTA Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hi
EKONOMI
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyoroti sejumlah siaran langsung atau live streaming aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI yang dinilai lebih mengejar viralitas dan monetisasi. Komdigi mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi hanya karena konten tersebut ramai ditonton.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan temuan itu diperoleh dari hasil pemantauan ruang digital selama aksi penyampaian aspirasi berlangsung pada Kamis (27/8/2026).
"Dari hasil pemantauan, terdapat sejumlah siaran langsung yang terlihat lebih berorientasi pada viralitas dan monetisasi, termasuk melalui fitur pemberian hadiah atau gift," kata Meutya dalam keterangan pers.Baca Juga:
Menurut Meutya, tingginya jumlah penonton maupun status viral sebuah konten tidak dapat dijadikan ukuran bahwa informasi yang disampaikan benar atau dapat dipercaya.
Komdigi meminta masyarakat lebih berhati-hati terhadap potongan video, narasi yang tidak disertai konteks, serta informasi yang sumbernya tidak jelas. Masyarakat diminta melakukan verifikasi sebelum ikut menyebarkan suatu konten.
"Dalam situasi seperti ini, satu unggahan dapat menjangkau ribuan bahkan jutaan orang dalam waktu singkat. Karena itu, jangan sampai ruang digital justru menjadi ruang untuk memperkeruh suasana," ujarnya.
Meutya mengingatkan masyarakat untuk menahan diri sebelum membagikan informasi yang ditemukan di media sosial. Sumber informasi dan konteks sebuah konten perlu diperiksa agar masyarakat tidak ikut menyebarkan informasi yang keliru.
"Tahan sebelum membagikan, periksa sumbernya, periksa konteksnya, dan jangan ikut menyebarkan provokasi," tegasnya.
Komdigi juga mengingatkan adanya potensi pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi aksi demonstrasi untuk memecah belah masyarakat melalui ruang digital.
Menurut Meutya, penyebaran informasi yang provokatif dapat memperkeruh situasi dan berpotensi menimbulkan dampak lebih luas ketika dikonsumsi dan dibagikan secara masif.
"Kami ingin masyarakat tetap dapat menyampaikan suara dan aspirasinya dengan aman. Pada saat yang sama, kami memastikan ruang digital tidak digunakan untuk menghasut, menyebarkan kebencian, ataupun menyebarkan informasi palsu yang dapat merugikan masyarakat," katanya.
Meutya menegaskan kebebasan menyampaikan pendapat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab dalam menjaga ruang publik, termasuk ruang digital.
"Kebebasan berpendapat dan tanggung jawab menjaga ruang publik harus berjalan bersama," ujarnya.
Peringatan Komdigi tersebut disampaikan di tengah aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta, yang turut menjadi perhatian di media sosial. Berbagai siaran langsung dari lokasi aksi beredar luas dan ditonton masyarakat secara real time.
Komdigi menilai masyarakat perlu menjadi pengguna ruang digital yang lebih kritis agar konten yang dibuat demi mengejar jumlah penonton atau keuntungan tidak secara otomatis dianggap sebagai informasi yang valid.* (k/dh)
JAKARTA Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hi
EKONOMI
JAKARTA Polisi mengamankan 322 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di sejumlah titik di Jakarta setelah demonstrasi di depan Gedu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memulangkan 141 dari total 152 anak yang sempat ditangkap terkait aksi kericuhan di Jakarta pada Kamis (27/8).Dir
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hunian baru warga di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 28 Agustus 2026
NASIONAL
JAKARTA Pemblokiran rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias Botok, oleh Bank Mandiri dinilai dapat memberi
EKONOMI
KUPANG Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 9.278 gempa bumi susulan terjadi setelah gempa utama magnitudo (M)
PERISTIWA
MEDAN Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla kembali terjadi di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Dalam lima hari, tiga kejadian dilapor
PERISTIWA
KARO Aparat gabungan kembali meningkatkan pengawasan di kawasan zona merah Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Patroli dila
PARIWISATA
JAKARTA Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan permohonan banding yang diajukan pihak Nikita Mirzani dalam perkara Perbuatan Melawan Huku
ENTERTAINMENT
JAKARTA Sejumlah saham mencatatkan penguatan signifikan selama perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2428 Agustus 2026. S
EKONOMI