Megawati Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Melampaui Otak Manusia
JAKARTA Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intel
NASIONAL
"Jangan sampai kita meminta kenaikan gaji, tetapi kualitas kerja tidak meningkat. Jangan sampai kita menginginkan jabatan yang lebih tinggi, tetapi amanah yang sekarang saja belum kita tunaikan dengan baik."
Menurut Abrar, dunia kerja penuh dengan ujian. Seseorang bisa bekerja dengan baik ketika diawasi, tetapi berubah ketika tidak ada pengawasan.
"Ada orang yang mampu bekerja dengan baik ketika diawasi, tetapi berubah ketika tidak diawasi. Ada yang jujur ketika tidak memiliki kesempatan berbuat curang, tetapi ketika memiliki kekuasaan justru menyalahgunakan kekuasaannya."
Ia mengatakan kualitas etos kerja seseorang justru terlihat ketika tidak ada manusia yang mengawasinya.
"Ketika atasan tidak berada di tempat, apakah kita tetap bekerja? Ketika tidak ada kamera, apakah kita tetap jujur? Ketika ada kesempatan mengambil sesuatu yang bukan hak kita, apakah kita mampu menahan diri?"
Menurut Abrar, iman menjadi pengawas paling kuat bagi seorang Muslim.
"Di sinilah iman menjadi pengawas yang paling kuat. Orang yang memiliki kesadaran bahwa Allah selalu melihatnya akan berusaha menjaga amanah meskipun tidak ada manusia yang mengawasinya."
Ia juga mengingatkan hadis Rasulullah SAW mengenai amanah yang disia-siakan ketika suatu urusan diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya.
"Karena itu, dalam kehidupan organisasi, lembaga, pemerintahan, perusahaan, maupun institusi pendidikan, jabatan harus diberikan kepada orang yang memiliki kemampuan dan amanah, bukan semata-mata kepada orang yang dekat dengan kita."
Etos kerja berikutnya adalah profesionalitas. Abrar mengatakan pekerjaan harus dilakukan dengan ilmu, kemampuan, ketelitian, dan kesungguhan.
"Islam tidak mengajarkan kita menjadi orang yang asal bekerja. Islam mendorong seorang Muslim menjadi orang yang kuat, produktif, dan memberikan manfaat."
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW dalam Sahih Muslim 2664 mengenai mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah, meskipun pada keduanya terdapat kebaikan.
JAKARTA Presiden ke5 RI Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya etika dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intel
NASIONAL
JAKARTA Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Polri mulai menguji penggunaan tepung singkong sebagai bahan yang berpotensi mem
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) kembali mengalami penurunan pada Sabtu, 29 Agustus 2026.Berdasarkan harga yang dipa
EKONOMI
LAMPUNG UTARA Video yang memperlihatkan benda diduga menyerupai peluru senapan angin ditemukan di dalam potongan daging menu Makan Bergi
PERISTIWA
MEDAN Sejumlah pelaku penyalahgunaan narkoba melarikan diri dengan melompat ke sungai saat Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim Polsek M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kondisi ekonomi sebuah keluarga dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan penghasilan, pekerjaan, jumlah anggota keluarga, hi
EKONOMI
JAKARTA Polisi mengamankan 322 orang yang diduga terlibat dalam kericuhan di sejumlah titik di Jakarta setelah demonstrasi di depan Gedu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memulangkan 141 dari total 152 anak yang sempat ditangkap terkait aksi kericuhan di Jakarta pada Kamis (27/8).Dir
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung hunian baru warga di kawasan Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 28 Agustus 2026
NASIONAL
JAKARTA Pemblokiran rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, Supriyono alias Botok, oleh Bank Mandiri dinilai dapat memberi
EKONOMI