BREAKING NEWS
Sabtu, 05 September 2026

Wapres Gibran Dapat Curhat soal Pembangunan Sabo Dam Tukka Terkendala Harga BBM

Dharma - Jumat, 04 September 2026 20:57 WIB
Wapres Gibran Dapat Curhat soal Pembangunan Sabo Dam Tukka Terkendala Harga BBM
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat Gibran melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Tengah, Jumat, 4 September 2026. (foto: Bobby Nasution/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

TAPANULI TENGAH — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima laporan soal pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, yang masih terkendala ketersediaan dan penetapan harga bahan bakar minyak (BBM).

Laporan itu disampaikan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatra II Medan Feriyanto Pawenrusi saat Gibran melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Tengah, Jumat, 4 September 2026.

Gibran dalam kunjungan tersebut didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.

Baca Juga:

Feriyanto mengatakan pembangunan sabo dam di Tukka terkendala karena Pertamina belum menetapkan harga resmi terbaru BBM.

Kondisi tersebut turut mempengaruhi proses pengerjaan proyek pengendali material banjir tersebut.

"Kalau sudah ada penetapan BBM, kami langsung penuhi semua. Target pengerjaannya bulan ini sudah 50 persen. Kalau bapak berkenan kami bisa kejar sampai Oktober," ucapnya.

Pembangunan sabo dam menjadi salah satu solusi prioritas pemerintah untuk mengantisipasi banjir bandang yang berulang di Kecamatan Tukka.

Di hadapan Gibran, Feriyanto menjelaskan bahwa BBWS Sumatra II saat ini membangun Sabo Dam Oprit.

Bangunan tersebut dirancang memiliki fungsi ganda, yakni sebagai pengendali sedimen sekaligus dapat digunakan sebagai akses penghubung.

"Jadi bisa penggunaannya menjadi sabo bisa juga dilewati sebagai jembatan," terangnya ke Wapres RI di Hutanabolon, Tukka, Tapteng, Jumat, Siang.

Secara teknis, sabo dam tersebut memiliki tinggi sekitar 7 meter. Struktur bangunan dirancang untuk menampung material hingga 18.000 meter kubik.

Setelah pembangunan sabo dam selesai, pemerintah akan melanjutkan penanganan dan perbaikan alur sungai lainnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wapres Gibran: Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap agar Warga Dapat Tempat Tinggal Layak dan Aman
Gibran Pastikan Huntap Korban Banjir Garoga dan Huta Godang Dibangun September 2026
Wali Kota Tanjungbalai Letakkan Batu Pertama Rehabilitasi RSUD dr Tengku Mansyur Senilai Rp4,77 Miliar
Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Pembangunan Tepat Sasaran
Wakil Wali Kota Medan Tegaskan Pendidikan Tak Boleh Lumpuh di Tengah Bencana, Sekolah Harus Aman dan Tangguh
Spesial di Hari Pelanggan Nasional, Pertamina Kasih Kejutan Buat Pengguna Setia LPG Non-Subsidi di Banda Aceh
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru