Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Video yang memperlihatkan sejumlah siswa menyeberangi sungai saat hendak berangkat maupun pulang sekolah viral di media sosial.
Kondisi tersebut mendapat sorotan dari anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut), khususnya terkait akses pendidikan dan infrastruktur di Kepulauan Nias.
Video yang beredar disebut memperlihatkan siswa dari wilayah Kepulauan Nias, termasuk Nias Selatan dan Nias Utara.
Baca Juga:
Dalam salah satu video yang beredar di media sosial, seorang siswa laki-laki mengenakan seragam SMA terlihat menyeberangi sungai bersama dua adik perempuannya.
Salah satu adiknya mengenakan seragam SMP, sementara yang lainnya mengenakan pakaian biasa.
Arus sungai dalam video tersebut terlihat cukup deras. Siswa laki-laki itu bahkan menggendong adiknya yang paling kecil di pundak saat menyeberangi sungai.
"Perjuangan kami anak sekolah di pedalaman kalau hujan deras pastinya banjir, jalan yang sering kami lewati longsor. Halo kakak abangku semua Yahobu, hari ini pulang sekolah sudah dalam keadaan banjir, kami sudah menunggu dua jam, dan airnya mulai surut kami pun ambil risiko untuk melewati banjir,"ucap seorang siswa dalam video tersebut.
Video tersebut kemudian mendapat perhatian publik.
Kondisi siswa yang harus melewati sungai untuk mengakses sekolah juga memunculkan pertanyaan mengenai kondisi infrastruktur dan perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan di Kepulauan Nias.
Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Kepulauan Nias, Megawati Zebua, mengaku prihatin melihat kondisi yang harus dilalui para siswa untuk mendapatkan pendidikan.
"Kita merasa terenyuh sekali dengan keadaan-keadaan anak-anak di Kepulauan Nias untuk menempuh pendidikan," jelasnya, Selasa (15/9/2026).
Megawati mengatakan persoalan siswa yang harus menyeberangi sungai saat menuju sekolah masih terjadi di sejumlah wilayah Kepulauan Nias.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.