BREAKING NEWS
Jumat, 02 Oktober 2026

Sudah Makan Korban, Jalan Perhubungan Laut Dendang Tak Kunjung Diperbaiki

Nurul - Jumat, 02 Oktober 2026 20:55 WIB
Sudah Makan Korban, Jalan Perhubungan Laut Dendang Tak Kunjung Diperbaiki
Lubang di Jalan Perhubungan, Laut Dendang, Deli Serdang, Sumut. (foto: Hafizna Irasa Hasibuan/detikSumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DELI SERDANG – Kondisi Jalan Perhubungan Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dikeluhkan warga.

Sejumlah titik di ruas jalan tersebut mengalami kerusakan dan berlubang sehingga membahayakan pengendara yang melintas.

Pantauan di lokasi pada Jumat (2/10/2026) menunjukkan sejumlah lubang di badan jalan memiliki ukuran cukup lebar.

Baca Juga:

Aspal di sekitar lubang juga terlihat terkelupas dan permukaannya tidak rata.

Kondisi tersebut membuat pengendara harus mengurangi kecepatan dan lebih berhati-hati ketika melintas, terutama saat berusaha menghindari lubang.

Warga setempat, Hafiz, mengatakan kerusakan Jalan Perhubungan Laut Dendang telah berlangsung cukup lama.

Ia bahkan tidak lagi mengingat secara pasti sejak kapan lubang mulai muncul di ruas jalan tersebut.

"Udah lama kali. Itulah, enggak ingat saking lamanya," ujar Hafiz, Jumat (2/10/2026).

Menurut Hafiz, warga sebelumnya sempat berupaya memperbaiki kondisi jalan secara mandiri dengan menimbun lubang menggunakan pecahan batu.

Namun, upaya tersebut tidak bertahan lama. Lubang kembali muncul dan kerusakan terjadi di sejumlah titik.

Hafiz menyebut lubang terdapat mulai dari kawasan Simpang Beo hingga jembatan.

Kondisi tersebut dinilai menyulitkan pengendara, khususnya ketika harus menghindari lubang secara tiba-tiba.

Hafiz mengatakan sejumlah pengendara pernah terjatuh ketika berusaha menghindari lubang di ruas jalan tersebut.

Ia juga menyebut pernah terjadi kecelakaan lalu lintas di sekitar lokasi yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Menurut Hafiz, kecelakaan tersebut terjadi pada malam hari.

Saat itu, seorang pengendara sepeda motor disebut hendak menyalip kendaraan di depannya.

Pada saat yang sama, terdapat pengendara dari arah berlawanan yang berusaha menghindari lubang.

Kedua kendaraan kemudian bertabrakan. Dalam kecelakaan tersebut, salah satu pengendara disebut meninggal dunia.

Informasi mengenai kecelakaan dan korban jiwa tersebut merupakan keterangan dari warga setempat.

Kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki juga membuat Hafiz berinisiatif memperbaiki salah satu titik secara mandiri.

Ia mengecor lubang yang berada di depan tempat usaha panglong miliknya menggunakan dana sendiri.

Langkah itu dilakukan karena kondisi jalan dinilai semakin membahayakan pengguna jalan.

"Kalau lubang di depan kami, kami cor sendiri, karena lama enggak diperbaiki sampai makan korban," katanya.

Menurut Hafiz, perbaikan mandiri tersebut hanya dilakukan pada bagian jalan di depan tempat usahanya.

Sementara sejumlah lubang lainnya masih ditemukan di sepanjang ruas Jalan Perhubungan Laut Dendang.

Ia berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan tersebut secara menyeluruh.

"Harapannya segera diperbaiki lah," pungkasnya.

Perbaikan jalan dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang setiap hari menggunakan Jalan Perhubungan Laut Dendang sebagai akses perjalanan.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka Kecelakaan Kapal, Kini Ditahan di Rutan Polda Kalsel
Tabrakan Maut di Batu Bara, Pengendara Yamaha R15 Tewas Usai Bertabrakan dengan KLX Dinas TNI
Babak Baru Tragedi Bekasi Timur, Masinis KA Anggrek Ditetapkan sebagai Tersangka
Truk Sawit Tabrak Tiang Listrik hingga Roboh di Binjai, Jalan Tuanku Imam Bonjol Gelap
Soroti Jalan Putus Akses Ekowisata Tangkahan, DPRD Sumut Desak Pemasangan Rambu dan Lampu
Hindari Tabrakan Saat Salip Kendaraan, Ambulans Pembawa Jenazah Terbalik di Langkat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru