BREAKING NEWS
Minggu, 04 Oktober 2026

Ketika Kekuasaan Tidak Diperebutkan, Belajar dari Pemilihan Utsman bin Affan r.a.

T.Jamaluddin - Minggu, 04 Oktober 2026 08:33 WIB
Ketika Kekuasaan Tidak Diperebutkan, Belajar dari Pemilihan Utsman bin Affan r.a.
Ustaz Prof. Dr. H. Alyasa' Abubakar, MA. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Belajar dari Para Sahabat

Kisah pemilihan Utsman bin Affan juga menghadirkan pertanyaan bagi masyarakat saat ini.

Apakah seseorang mampu menerima keputusan ketika bukan dirinya yang terpilih?

Apakah seseorang mampu memberikan dukungan kepada orang lain ketika pilihan yang didukungnya tidak menjadi keputusan?

Pertanyaan lainnya adalah apakah seseorang mengejar jabatan karena ingin melayani atau karena ingin berkuasa.

Sejarah para sahabat memberikan gambaran bahwa pemimpin sejati bukanlah orang yang paling keras mengejar kursi kepemimpinan, melainkan orang yang siap memikul amanah ketika masyarakat mempercayainya.

Alyasa' berharap masyarakat dapat mengambil pelajaran dari proses tersebut dengan mengedepankan musyawarah, menerima perbedaan dan menjaga persatuan.

Ia juga berharap umat Islam mendapatkan pemimpin yang amanah serta masyarakat yang dewasa dalam bermusyawarah dan mampu menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

Wallahu a'lam bish-shawab.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Benarkah Salat Peminum Khamar Tidak Diterima Selama 40 Hari? Ini Penjelasannya
Ini 5 Bahan Alami yang Disebut dalam Riwayat Pengobatan Nabi Muhammad SAW
Sebelum Ajal Menjemput, Ini 7 Amalan yang Bisa Dipersiapkan
Sumatera dalam Sejarah Islam Nusantara, Benarkah Jadi Pintu Awal Masuknya Islam?
Hukum dan Alasan Membunuh Tikus dalam Islam: Termasuk Golongan Hewan Fasik yang Membahayakan
Sering Disamakan Padahal Beda Begini Tinjauan Fikih Islam Membedah Batas Antara Alkohol dan Khamar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru