BREAKING NEWS
Selasa, 13 Oktober 2026

Prabowo Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Alasannya

Adelia Syafitri - Senin, 12 Oktober 2026 20:09 WIB
Prabowo Belum Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional, Ini Alasannya
Presiden Prabowo Subianto. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Belum, tadi belum dibahas, belum dibahas," imbuhnya.

Pernyataan Dudung menunjukkan bahwa pemerintah masih memprioritaskan penanganan karhutla secepat mungkin.

Namun, keputusan mengenai penetapan status bencana nasional belum diambil.

Di tengah upaya pemerintah menangani karhutla, data pemantauan menunjukkan ribuan titik panas masih terdeteksi di berbagai wilayah Indonesia.

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi+ milik Kementerian Kehutanan, terdapat 17.108 titik panas atau hotspot pada Senin, 12 Oktober 2026.

Jumlah tersebut turun 2.058 titik dibandingkan dengan pemantauan sehari sebelumnya, Minggu, 11 Oktober 2026, yang mencatat 19.166 titik panas.

Data tersebut berasal dari pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA selama periode pemantauan 24 jam terakhir. Data diakses pada Senin pukul 13.05 WIB.

Dari total 17.108 titik panas, sebanyak 708 titik masuk kategori kepercayaan tinggi, 16.174 titik berkategori sedang, dan 226 titik berkategori rendah.

Tingkat kepercayaan titik panas digunakan untuk menunjukkan seberapa kuat indikasi bahwa suatu titik merupakan anomali suhu yang berpotensi berkaitan dengan kebakaran.

Kategori rendah berada pada rentang 0–29 persen, kategori sedang 30–79 persen, dan kategori tinggi 80–100 persen.

Meski demikian, titik panas tidak selalu berarti kebakaran telah dipastikan terjadi.

Data satelit tersebut merupakan indikasi awal yang perlu diperiksa lebih lanjut melalui pemantauan lapangan dan informasi pendukung lainnya.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Karhutla Meluas di Kaltim, Gubernur Rudy Mas’ud Jalani Medical Check Up di Singapura
Pemko Medan Perkuat Pelacakan TBC, Camat dan Lurah Diminta Aktif Jemput Sasaran Skrining
Jalan T. Nyak Arief Bertabur Lubang, Warga Desak Pemerintah Segera Perbaiki
Samuel F. Silaen Kritik Arah Negara: Jangan Sibuk Mengatur Ruang Privat, Persoalan Publik Terabaikan
Wabup Rianto Buka PORKAB KORPRI Asahan 2026, Empat Cabang Olahraga Dipertandingkan
Survei CELIOS: 75 Persen Responden Stres dengan Kebijakan Pemerintah Prabowo-Gibran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru