BREAKING NEWS
Kamis, 15 Oktober 2026

Prabowo Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare: Saya Mengira Masih Ratusan Ribu

Adelia Syafitri - Selasa, 13 Oktober 2026 18:28 WIB
Prabowo Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare: Saya Mengira Masih Ratusan Ribu
Presiden Prabowo Subianto dalam pembahasan penanganan karhutla pada Selasa, 13 Oktober 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Selain pompa air, Pangdam mengusulkan pembuatan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air di sekitar lokasi kebakaran.

Menurut dia, karakteristik kawasan rawa memungkinkan sumber air diperoleh melalui pengeboran pada kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter.

Menanggapi usulan tersebut, Prabowo menyetujui dukungan anggaran Rp2 miliar untuk pembangunan 200 titik bor air.

"Saya kirim Rp2 miliar, 200 titik," kata Prabowo.

Presiden juga meminta agar masyarakat setempat dilibatkan dalam proses pembuatan titik-titik bor tersebut.

Pelibatan warga diharapkan dapat membantu mempercepat penyediaan sumber air untuk mendukung pemadaman.

Meskipun luas karhutla yang masih ditangani dilaporkan tersisa 639,23 hektare di enam provinsi, tantangan di lapangan belum sepenuhnya selesai.

Lokasi kebakaran yang sulit dijangkau, terutama di kawasan rawa dan taman nasional, membuat dukungan personel serta ketersediaan air tetap menjadi kebutuhan penting dalam upaya pemadaman.* (di/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Daftar 10 Menteri dengan Nilai Terendah Versi Survei Arawicaksa, Bahlil di Urutan Pertama dengan Skor 1,2 dari 10
Desakan Mundur Menguat, Ini Respons Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni
Tak Cuma Andalkan Hujan! Prabowo Kumpulkan Profesor Hingga Patok 70 Ribu Polisi Hutan Atasi Karhutla
Asap Makin Parah! Ketua DPD Minta Pemerintah Buka Diri Terima Bantuan Malaysia Padamkan Karhutla
Bukan Sekadar Luas, Ini 5 Alasan Utama Kalimantan Dijuluki Paru-Paru Dunia dan Benteng Iklim Bumi
Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran Digoyang CELIOS, Gerindra Pasang Badan: Klaim 75% Warga Stres Sengaja Bikin Panik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru