Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN - Kualitas udara di Kota Medan masih berada dalam kategori tidak sehat pada Sabtu (17/10/2026). Berdasarkan data IQAir yang dikutip hingga pukul 11.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) Medan mencapai 168, dengan konsentrasi partikel halus PM2.5 sebesar 80 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan sejumlah wilayah di Sumatera Utara yang tercantum dalam data pemantauan. Kondisi ini terjadi di tengah kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan Medan, meskipun hujan ringan dilaporkan turun sejak pagi.
Partikel PM2.5 merupakan polutan berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan. Tingginya konsentrasi partikel ini menjadi perhatian karena paparan polusi udara dapat berdampak pada kesehatan.
Baca Juga:
Selain kabut asap, asap kendaraan bermotor dan debu jalanan juga disebut menjadi faktor yang berkontribusi terhadap buruknya kualitas udara di Medan.
Daftar Kualitas Udara di Sumatera Utara
Berdasarkan data IQAir yang dilaporkan pada Sabtu (17/10/2026), sejumlah wilayah di Sumatera Utara juga mencatat kualitas udara dalam kategori tidak sehat.
Berikut rinciannya:

Data tersebut menunjukkan indeks AQI Medan lebih tinggi dibandingkan wilayah lain yang tercantum. Konsentrasi PM2.5 di Medan juga tercatat jauh lebih besar daripada angka di tujuh wilayah lainnya.
Angka AQI dan konsentrasi PM2.5 dapat berubah mengikuti kondisi cuaca, pergerakan asap, serta sumber polusi. Karena itu, data tersebut merupakan gambaran pada waktu pemantauan yang dilaporkan, bukan nilai tetap sepanjang hari.
BMKG Deteksi Sebaran Asap di Sumut
Prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, Putri Afriza, sebelumnya menyampaikan bahwa citra sebaran asap pada 16 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB menunjukkan adanya asap di sebagian besar wilayah Sumatera Utara.
"Untuk pantauan citra sebaran asap di wilayah Sumatra Utara pada tanggal 16 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB terdeteksi asap di sebagian besar wilayah Sumatra Utara," kata Putri dalam unggahan video di akun Instagram resmi BMKG.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.