BREAKING NEWS
Senin, 19 Oktober 2026

PWI dan Lemhannas Perkuat Kerja Sama, Bekali Wartawan Wawasan Kebangsaan Hadapi Tantangan Zaman

gusWedha - Minggu, 18 Oktober 2026 08:16 WIB
PWI dan Lemhannas Perkuat Kerja Sama, Bekali Wartawan Wawasan Kebangsaan Hadapi Tantangan Zaman
PWI Pusat dan Lemhannas RI memperkuat kerja sama dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU di Kantor Lemhannas RI, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Karena itu, kerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk organisasi profesi wartawan, dibutuhkan untuk menghadapi tantangan yang terus berkembang.

Ace juga mengingatkan bahwa ancaman terhadap bangsa saat ini tidak selalu hadir dalam bentuk perang militer.

Salah satu tantangan yang perlu diwaspadai adalah perang kognitif, yakni upaya memengaruhi cara berpikir, persepsi, dan penilaian masyarakat.

Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta penggunaan algoritma dalam penyebaran informasi turut menambah tantangan tersebut.

Masyarakat perlu memiliki kemampuan berpikir kritis agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang beredar.

"Kita harus menyadari itu dan bisa jadi kita menjadi kekuatan yang dipakai," tuturnya.

Pernyataan tersebut menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi arus informasi digital.

Informasi yang tersebar luas tidak selalu benar, sehingga kemampuan memeriksa fakta, memahami konteks, dan menilai sumber informasi menjadi semakin penting.

Melalui nota kesepahaman ini, PWI dan Lemhannas diharapkan dapat memperluas akses wartawan terhadap pendidikan kepemimpinan dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.

Pertukaran informasi, narasumber, dan penyelenggaraan kegiatan ilmiah juga diharapkan memperkuat pemahaman insan pers mengenai tantangan ketahanan nasional, termasuk perubahan teknologi informasi dan dinamika geopolitik.

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong wartawan menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, kritis, dan bertanggung jawab, tanpa mengabaikan nilai persatuan serta keberagaman Indonesia.

Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan AI, penguatan kapasitas wartawan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun masyarakat yang lebih kritis dan tangguh menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.* (ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hari Ulos Nasional di Medan, Rico Waas Dorong Wastra Lokal Tembus Pasar Internasional
Warga Medan Baru Keluhkan Bansos hingga Rumah Rusak, Ini Respons Rico Waas
Meneladani Risalah Rasulullah, Umat Diajak Bangun Peradaban Berilmu dan Berakhlak
Tiga Tahun Whoosh Beroperasi, Wamenaker Dorong SDM Indonesia Kuasai Teknologi Kereta Cepat
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Akademisi Soroti Kepercayaan Publik dan Komunikasi Pemerintah
Bupati Klaten Jadi Tersangka KPK, PDIP Siapkan Pemecatan Tidak Hormat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru