Mualem Apresiasi Arab Saudi Bangun LIPIA di Aceh, Sebut Dorong Pendidikan Islam Berkualitas
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam pengembangan pen
PEMERINTAHAN
Jeneponto, Sulawesi Selatan — Sebuah video yang menunjukkan sekelompok ibu-ibu di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, sedang berjoget sambil menenggak minuman keras (miras) viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak ibu-ibu yang asyik menari di atas panggung dengan iringan musik DJ, beberapa di antaranya terlihat meminum miras secara bergantian. Yang lebih memprihatinkan, aksi tersebut disaksikan oleh anak-anak di bawah umur.
Video Viral dan Respons PolisiVideo berdurasi singkat ini memicu kecaman dan keprihatinan publik. Dalam rekaman tersebut, para ibu-ibu tidak hanya menari dengan ceria, tetapi juga mengambil minuman keras dari botol dan menenggaknya bergantian. Sementara anak-anak, yang seharusnya berada dalam lingkungan yang aman dan sehat, terlihat menyaksikan adegan tersebut dengan tatapan penasaran.
Menurut Kanit Tipidum Satreskrim Polres Jeneponto, Ipda Nurhadi, kejadian ini terjadi pada Kamis (25/7/2024) lalu di Bulusibatang, Bontoramba. Nurhadi menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan pesta dengan musik koplo dangdutan dan DJ, yang dihadiri oleh para ibu-ibu. Dalam suasana tersebut, minuman keras menjadi bagian dari perayaan yang dilakukan secara spontan.
“Ada pesta dan putar musik koplo dangdutan dan DJ. Datanglah ibu-ibu ini joget, ada yang kasih minuman, makanya ada yang minum, ada yang pegang ada yang tuang,” ujar Nurhadi kepada wartawan pada Sabtu (27/7/2024).
Penanganan Pihak BerwenangMenanggapi viralnya video ini, Polres Jeneponto segera melakukan tindakan dengan mendatangi lokasi acara dan menemui para ibu-ibu yang terlibat. Dalam klarifikasi yang dilakukan, mereka mengaku bahwa tindakan tersebut dilakukan secara spontan dan hanya untuk bersenang-senang. Beberapa ibu mengaku menyesal setelah menenggak miras dan langsung muntah.
“Spontanitas, gaya-gaya, seru-seruan. Hanya untuk senang-senang. Itu juga pengakuannya setelah diteguk satu kali langsung muntah,” jelas Nurhadi.
Para ibu yang terlibat dalam video tersebut kemudian dipanggil ke kantor polisi, di mana mereka mengungkapkan penyesalan yang mendalam atas tindakan mereka. Mereka juga menandatangani surat pernyataan permintaan maaf sebagai bentuk tanggung jawab atas perbuatan mereka.
“Menangis semua di kantor minta maaf. Sudah buat surat pernyataan juga,” tambah Nurhadi.
Kritik dan HarapanKejadian ini mendapat perhatian serius dari masyarakat, yang mengkritik tindakan ibu-ibu tersebut sebagai contoh perilaku tidak pantas yang bisa berdampak negatif pada anak-anak. Banyak pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan menekankan pentingnya pengawasan serta pembinaan yang lebih baik dalam lingkungan masyarakat.
Polisi juga mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggelar acara yang melibatkan anak-anak, serta memastikan agar aktivitas tersebut tetap dalam koridor yang aman dan tidak membahayakan.
(n/014)
JAKARTA Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi atas dukungan dalam pengembangan pen
PEMERINTAHAN
BEKASI Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan audit menyeluruh terhadap operator taksi daring Green SM (Xanh SM) usai insiden kece
PEMERINTAHAN
CILACAP Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kondisi cadangan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia masih aman di tengah krisis energ
EKONOMI
CILACAP Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mewaspadai perkembangan teknologi kecerdasan b
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berdampak signifikan terhadap peningkatan kualitas k
KESEHATAN
JAKARTA Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menegaskan bahwa sistem pemasyarakatan di Indonesia kini diarahkan b
NASIONAL
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama terhadap 13 proyek hilirisasi strategis senila
NASIONAL
MEDAN Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya kegiatan mendongeng sebagai sarana untuk meningkatkan
PENDIDIKAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa membangun pola pikir wirausaha atau entrepreneurial mindset sebagai be
PENDIDIKAN
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan mekanisme pemberian insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (
EKONOMI