Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
PAPUA –Kapal Cita XX yang membawa material Base Transceiver Station (BTS) BAKTI Kominfo dari Timika menuju Yahukimo, Papua, dilaporkan hilang kontak sejak Rabu (17/7). Kapal yang berangkat dari Timika pada 15 Juli tersebut seharusnya tiba di Yahukimo pada Kamis (18/7). Namun, hingga hari ini, Minggu (22/7), kapal yang berpenumpang 12 orang tersebut belum ditemukan.
Humas Basarnas Timika, Muhammad Hidayat, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pencarian oleh tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil. “Hingga hari ke-2 pencarian tim SAR gabungan masih nihil, direncanakan pencarian akan dilanjutkan pagi ini,” ujarnya.
Kronologi KejadianKapal Cita XX bertolak dari pelabuhan Timika pada 15 Juli, membawa peralatan vital untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi di daerah Yahukimo. Peralatan BTS yang dibawa bertujuan untuk meningkatkan konektivitas di wilayah terpencil Papua, bagian dari proyek pemerintah untuk mengurangi kesenjangan digital di Indonesia. Namun, dalam perjalanan, kapal tersebut hilang kontak pada 17 Juli, memicu kekhawatiran dan pencarian intensif oleh tim SAR.
Berikut data 12 penumpang kapal tersebut:
Junaidi (Nahkoda/L) Dedi Irawan (Mualim/L) M Arif Efenfi (KKM/L) Haikal (Oil man/L) Rusli (Juru Mudi/L) Agiera (Koki/L) Nimrot G Tua (L) Lukman Hakim (L) Samsudin (L) Asmoro (L) Suherman (L) Alhakim (L) Upaya PencarianPencarian terhadap kapal Cita XX telah melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat. Tim SAR gabungan menggunakan berbagai metode pencarian, termasuk penyisiran perairan dan pemantauan udara, namun hingga kini hasilnya masih nihil.
Kondisi cuaca dan medan yang sulit di perairan Papua menjadi tantangan tersendiri dalam upaya pencarian ini. Ombak yang tinggi dan angin kencang sering kali menghambat operasi pencarian. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan dengan penuh semangat dan harapan untuk menemukan kapal serta seluruh penumpangnya dalam keadaan selamat.
Harapan KeluargaDi tengah ketidakpastian ini, keluarga penumpang kapal Cita XX terus menunggu kabar dengan penuh harap. Mereka berharap agar tim SAR dapat segera menemukan kapal dan membawa kembali anggota keluarga mereka dengan selamat.
Salah satu keluarga penumpang, Nurhayati, istri dari Mualim Dedi Irawan, menyampaikan kekhawatirannya. “Kami sangat berharap agar suami saya dan penumpang lainnya segera ditemukan. Kami terus berdoa dan berharap yang terbaik,” ujarnya dengan suara yang terbata-bata.
Pentingnya Proyek BTSPeralatan BTS yang dibawa oleh kapal Cita XX merupakan bagian dari proyek penting untuk meningkatkan akses komunikasi di daerah terpencil Papua. Proyek ini diinisiasi oleh BAKTI Kominfo, sebuah badan yang bertanggung jawab untuk pembangunan infrastruktur telekomunikasi di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). Kehilangan kapal ini tidak hanya menjadi tragedi bagi keluarga penumpang, tetapi juga berdampak pada upaya pemerintah untuk meningkatkan konektivitas di wilayah tersebut.
Koordinasi dan SolidaritasDi tengah upaya pencarian yang terus dilakukan, berbagai pihak menunjukkan solidaritas dan dukungan mereka. Masyarakat sekitar perairan Papua turut serta membantu pencarian dengan menyediakan informasi dan bantuan yang diperlukan. Koordinasi antara Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat setempat menunjukkan kerja sama yang solid dalam menghadapi situasi darurat ini.
KesimpulanHilangnya kapal Cita XX menjadi duka dan tantangan besar bagi semua pihak yang terlibat. Upaya pencarian yang dilakukan hingga hari ini menunjukkan komitmen dan kerja keras untuk menemukan kapal dan penumpangnya. Harapan dan doa terus mengalir dari keluarga serta masyarakat Indonesia agar kapal dan seluruh penumpangnya dapat ditemukan dengan selamat.
(N/014)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL