Kurir 10 Kg Sabu di Medan Divonis 20 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Pidana Mati
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menyatakan kesiapannya untuk kembali menukangi skuad Garuda jika mendapat tawaran resmi dari PSSI.
Meski saat ini belum ada komunikasi formal dari federasi, pelatih asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa Indonesia tetap menjadi prioritas utama dalam karier kepelatihannya.
Pernyataan itu disampaikan Shin dalam wawancara eksklusif bersama media Korea Selatan, Goalpost, di tengah spekulasi pencarian pelatih baru oleh PSSI usai pemecatan Patrick Kluivert.Baca Juga:
"Kalau nanti ada tawaran, tentu saya akan pertimbangkan. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke manapun," ujar Shin.
"Jujur saja, hati saya masih condong ke Indonesia. Bahkan jika negara lain menawarkan sesuatu yang sedikit lebih baik, tapi Indonesia datang dengan niat sungguh-sungguh, maka Indonesia akan tetap menjadi prioritas saya," tambahnya.
Meski pernyataan dukungan dan harapan dari publik Indonesia terus mengalir, Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan resmi dengan pihak federasi.
"Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Tidak sama sekali," tegasnya.
PSSI sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kandidat pelatih baru Timnas Indonesia.
Posisi pelatih kepala saat ini kosong usai Patrick Kluivert diberhentikan akibat kegagalannya membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong sebelumnya menangani Timnas Indonesia sejak 2020 hingga akhir kontraknya pada 2025.
Selama masa kepemimpinannya, ia mencatat sejumlah pencapaian bersejarah, di antaranya:
- Lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023 (pertama kalinya dalam sejarah).
- Membawa Timnas U-23 ke semifinal Piala Asia U-23 2024, pencapaian tertinggi tim usia muda Indonesia di level kontinental.
- Peningkatan signifikan dalam peringkat FIFA dan performa tim nasional secara keseluruhan di berbagai ajang internasional.
Tak heran, sejumlah suara dari publik dan pengamat sepak bola nasional mendorong PSSI untuk kembali mengontrak Shin Tae-yong.
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengusulkan agar eks lahan PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang akan dikelola BUMN Perhu
PEMERINTAHAN