Prabowo Tegaskan Perang Lawan Korupsi, Teknologi Radar Bisa Lacak Hingga Bunker
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan memperingatkan para pejabat agar tid
NASIONAL
SEMARANG – Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) dr. Yan Wisnu, menjawab terkait temuan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengenai dugaan pemalakan yang dialami almarhumah dokter Aulia oleh seniornya. Dalam pernyataan yang disampaikan saat apel solidaritas di kampus FK Undip pada Senin (2/9), Wisnu menegaskan komitmen fakultas untuk melakukan investigasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas bagi pelaku jika terbukti bersalah.
“Saat ini, kami membuka investigasi seluas-luasnya. Jika memang terbukti ada pelaku yang terlibat dalam pemalakan, mereka akan disanksi seberat-beratnya,” ungkap dr. Yan Wisnu. Menurutnya, penting untuk mengungkap fakta secara transparan guna menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan kedokteran tersebut.
Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap laporan Kemenkes yang menyebutkan bahwa dokter Aulia, seorang peserta pendidikan program dokter spesialis (PPDS) di FK Undip, diduga menjadi korban pemalakan oleh seniornya selama periode Juli hingga November 2022. Dalam proses investigasi awal, Kemenkes mengungkapkan bahwa dokter Aulia sering dipaksa membayar uang berkisar antara Rp 20-40 juta per bulan, yang digunakan untuk kepentingan non-akademik.
“Permintaan dana ini terjadi karena dokter Aulia ditunjuk sebagai bendahara angkatan, di mana ia bertugas mengumpulkan pungutan dari teman-teman angkatan. Namun, uang tersebut diduga digunakan untuk membiayai kebutuhan non-akademik, seperti menggaji tenaga kebersihan dan memenuhi kebutuhan pribadi senior,” jelas dr. Mohammad Syahril, Juru Bicara Kemenkes, dalam keterangan yang diterima pada Minggu (1/9).
Menanggapi laporan tersebut, Dekan FK Undip, dr. Yan Wisnu, mengungkapkan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait pemalakan di internal fakultas. “Kami belum menerima laporan konkret tentang pemalakan. Namun, kami tetap berkomitmen untuk menyelidiki isu ini lebih lanjut,” kata Wisnu.
Wisnu juga menyatakan kesiapan FK Undip untuk melibatkan pihak eksternal, seperti kepolisian, dalam proses investigasi. “Kami membuka kemungkinan bagi pihak kepolisian atau lembaga independen lain untuk terlibat dalam proses investigasi ini. Kami percaya bahwa transparansi sangat penting dalam kasus ini,” tambahnya.
Sementara itu, untuk memastikan proses investigasi berjalan secara objektif dan tidak mempengaruhi integritas akademik, FK Undip akan terus bekerja sama dengan Kemenkes. Wisnu menegaskan bahwa pelanggaran seperti pemalakan adalah masalah serius yang harus ditindak tegas. “Apabila terbukti ada pemalakan, kami akan memberikan sanksi yang sesuai. Ini adalah pelanggaran akademik yang sangat serius,” tegasnya.
Kasus ini menambah daftar panjang kontroversi yang menyertai dunia pendidikan kedokteran di Indonesia, dan menunjukkan perlunya reformasi dalam sistem pendidikan serta penegakan kode etik. FK Undip berkomitmen untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dengan menerapkan prosedur yang lebih ketat dan sistem pengawasan yang lebih efektif.
Sementara itu, masyarakat dan mahasiswa berharap agar proses investigasi ini dapat dilakukan dengan transparan dan adil, sehingga keadilan dapat ditegakkan untuk almarhumah dokter Aulia dan mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.
(N/014)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan memperingatkan para pejabat agar tid
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono menyampaikan rasa syukur atas pembebasan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya di
INTERNASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Medan menuntut seorang anggota geng motor bernama Ragil Jawara dengan hukuman 20 tahun
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dahlan IskanDOR!Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banya
OPINI
MEDAN Ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, aktivis, hingga masyarakat umum menghadiri kegiatan nonton bareng (nobar) dan disk
SENI DAN BUDAYA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menjajaki kerja sama dengan RS AnNisa untuk menghadirkan layanan kes
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menghadiri rapat arahan Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rek
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memaparkan sejumlah capaian transformasi layanan kesehatan di Kota Medan saat menerima ku
PEMERINTAHAN
MEDAN Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Medan didorong untuk naik kelas dan memperluas pasar melalui proses kurasi pro
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 1.100 atlet pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan meramaikan Pekan Olahraga Pelajar Kota (Popkot) Medan 2026 yang r
OLAHRAGA