Jokowi Keliling Indonesia Mulai Juni 2026, Pengamat: Ahli Pencitraan
JAKARTA Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Utama Lembaga Survei KedaiKopi, Hendri Satrio, menilai rencana mantan Presiden Jo
POLITIK
CIREBON –Fransiskus Marbun, seorang teman dekat Eky, kini menjadi sorotan publik setelah membongkar pengakuan mengejutkan terkait kasus Vina Cirebon. Fransiskus mengungkapkan bahwa Iptu Rudiana, yang dikenal sebagai ayah Eky, telah mengakui bahwa kematian Vina dan Eky sebenarnya disebabkan oleh kecelakaan. Pengakuan ini muncul di tengah gelombang berita yang melibatkan kematian keduanya dan kasus pembunuhan yang menghebohkan masyarakat Cirebon.
Menurut Fransiskus, pada malam kejadian, Iptu Rudiana secara terbuka menyatakan bahwa Eky dan Vina tewas karena kecelakaan. Fransiskus menegaskan bahwa Iptu Rudiana bahkan menandatangani dokumen di rumah sakit yang menyatakan bahwa Eky meninggal dunia akibat kecelakaan. “Beliau tanda tangan kalau anaknya meninggal karena kecelakaan,” ungkap Fransiskus dalam wawancaranya dengan Youtube Uya Kuya, Senin (12/8/2024).
Fransiskus Marbun mengenang momen-momen bersama Eky ketika mereka masih remaja, di mana Eky dikenal dengan kebiasaan mengendarai motor secara ugal-ugalan. Meskipun Eky terkenal berani dan nekat di jalan raya, Fransiskus menegaskan bahwa dia tidak pernah terlibat dalam konflik fisik dengan orang lain. “Eky memang berani dan kadang ugal-ugalan saat berkendara, tapi tidak pernah terlibat berkelahi,” kata Fransiskus.
Setelah kematian Eky dan Vina, Fransiskus menyatakan bahwa reaksi awal Iptu Rudiana sangat mengejutkan teman-temannya. “Kita sempat kecewa, kenapa beliau yang seorang polisi tidak mengusut lebih dalam. Malam itu, beliau datang dengan ekspresi sedih dan langsung mengakui bahwa itu adalah kecelakaan,” jelasnya.
Fransiskus menambahkan bahwa pada saat itu, Iptu Rudiana tidak melakukan investigasi lebih lanjut di rumah sakit. “Saya pribadi merasa tidak ada pertanyaan dari pihak beliau,” ujarnya. Fransiskus juga mengingat bagaimana sampai acara yasinan 3 hari di rumah Eky, mereka semua masih mempercayai bahwa kematian tersebut disebabkan oleh kecelakaan.
Namun, situasi berubah sekitar satu minggu kemudian ketika berita tentang penangkapan pelaku pembunuhan mulai beredar. “Setelah kesurupan itu heboh, satu Cirebon jadi heboh,” tambah Fransiskus, menunjukkan perubahan besar dalam narasi kasus yang awalnya dianggap sebagai kecelakaan.
Dengan perkembangan terbaru ini, Fransiskus Marbun memberikan pandangan baru tentang kasus Vina dan Eky, yang telah menarik perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi. Pengakuan Iptu Rudiana ini menambah kompleksitas kasus dan memberikan perspektif baru pada peristiwa yang telah mengguncang masyarakat Cirebon.
(N/014)
JAKARTA Pengamat komunikasi politik sekaligus Direktur Utama Lembaga Survei KedaiKopi, Hendri Satrio, menilai rencana mantan Presiden Jo
POLITIK
JAKARTA Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menjelaskan penyebab sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam Kelompok Ter
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyoroti kesiapan tenaga pendidik dalam rencana pemerintah memperluas pembelajaran Bah
NASIONAL
MAGELANG Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meminta para alumni SMA Taruna Nusantara untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar ma
NASIONAL
MEDAN Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap modus penjualan ratusan sepeda motor tanpa dokumen resmi yang ditemukan di delapan gudang
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda bersenjata tajam menggemparkan warga Kecamatan Tanjung Tiram, Kabu
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas d
NASIONAL
CIREBON Seorang mantan calon anggota legislatif (caleg) di Kota Cirebon berinisial H (43) diduga melakukan pemerasan dan eksploitasi sek
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia memperketat kewaspadaan di seluruh pintu masuk negara menyusul penetapan wabah Ebola di Republik Demokratik
KESEHATAN
JAKARTA Pemerintah kini memiliki kewenangan untuk membekukan atau menangguhkan ekspor minyak bumi hasil produksi dalam negeri apabila kond
EKONOMI