BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

80 Tahun Kejaksaan: Menjaga Republik, Mengawal Masa Depan

gusWedha - Rabu, 03 September 2025 14:48 WIB
80 Tahun Kejaksaan: Menjaga Republik, Mengawal Masa Depan
Ikatan Media Online (IMO) Indonesia (foto : gus wedha/bitv)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Tepat di usia ke-80 ini, refleksi paling menonjol ialah bagaimana Kejaksaan mampu memosisikan dirinya bukan sekadar sebagai institusi penegak hukum, melainkan juga sebagai agen perubahan yang menentukan arah dan masa depan bangsa.

Flashback lagi ke belakang, delapan dasawarsa perjalanan Kejaksaan Agung bukanlah rentang waktu yang pendek. Institusi ini telah melewati berbagai fase historis, mulai dari era konsolidasi pascakemerdekaan, masa transisi politik yang penuh dinamika, hingga era reformasi yang menuntut profesionalitas, transparansi dan akuntabilitas.

Masyarakat masih menaruh kepercayaan tinggi terhadap lembaga tersebut. Terlebih dalam beberapa tahun terakhir, dedikasi dan kontribusi besar terhadap negara dan bangsa semakin menebalkan keyakinan masyarakat tentang masa depan Indonesia yang bersih, adil dan berkeadaban.

Inilah ujian berat yang selama ini dilalui dengan getir. Namun, dengan semakin kokoh berdiri di hadapan Sang Waktu, membuktikan bahwa Kejaksaan sejauh ini terus berada di rel harapan dan perjuangan.

Berada di garda terdepan dalam menegakkan hukum dan keadilan, Kejaksaan memang tidak hanya menghadapi perkara di ruang sidang, tapi juga mengemban tanggung jawab moral membangun kepercayaan publik tentang pentingnya supremasi hukum.

Sebagai institusi penegak hukum, lembaga Kejaksaan tidak pernah sepi dari terpaan badai baik dalam bentuk kritik publik, godaan politik dilema moral.

Delapan dekade telah dilalui. Kini perjalanan panjang institusi Kejaksaan akan terus diuji oleh konsistensi menjaga integritas, keberanian menolak intervensi dan kemampuan beradaptasi di tengah jaman yang berubah cepat.*

*Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru