Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Dari pinggiran, kerap lahir aktivitas sosial yang kerap luput dari pusat. Mangku (2019) mengingatkan bahwa perbatasan adalah teras depan bangsa, bukan halaman belakang. Dari sana identitas diuji, dan dari sana masa depan Indonesia ditakar.
Jalan Alternatif Keberlanjutan MBG dan SRCivic Foodpreneur bisa dipertimbangkan sebagai strategi menjaga agar gagasan
MBG dan
Sekolah Rakyat tidak mati muda karena beban fiskal membengkak. Skemanya jelas: negara menyalurkan dana APBN secara produktif ke pelaku
UMKM kuliner berbasis sosiopreneur lewat mekanisme kompetitif, sebagaimana yang dilakukan Pertamina Foundation dan perusahan swasta.
Hal ini dapat menopang keberlanjutan
MBG dan SR di masa depan. Melalui seleksi berbasis merit system, modal bergulir, pelatihan, hingga pendampingan secara intensif. Dengan pola ini,
UMKM kuliner akan tumbuh sehat, membuka lapangan kerja, mengisi perut anak-anak dengan gizi, sekaligus menopang
pendidikan di sekitar mereka dengan semangat tanggung jawab sosial.Jika ini terwujud,
MBG dan
Sekolah Rakyat tak lagi bergantung pada APBN dengan risiko finansial pada postur anggaran negara, tapi ditopang oleh sinergi sosial yang diberdayakan negara. Seperti tekad
Presiden Prabowo: Tak boleh ada rakyat yang lapar dan tak boleh ada anak kehilangan hak
pendidikan.*
(news.detik.com)
*) Penulis adalah Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.