Presiden Prabowo Janji Beri Taklimat untuk Seluruh Warga Indonesia Terkait Gejolak Timur Tengah
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana memberikan taklimat kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait situasi
NASIONAL
Oleh:Said Abdullah.
TANGGAL 26 Desember 1991 Uni Soviet bubar, runtuhnya negeri beruang kutub ini juga menandai bubarnya Blok Timur. Praktis Blok Barat menjadi 'penguasa' tunggal dunia.
Baca Juga:
Titik pijak premis Fukuyama tentu cukup gegabah karena melihat kebangkrutan sosialisme-komunisme. Padahal dunia masih diliputi berbagai pertengkaran ideologi-politik, pasar dan militer.
Kebangkrutan sosialisme-komunisme sebagai jalan politik tidak serta merta membuat dunia dalam genggaman Blok Barat. Munculnya ideologi berbasis absolutisme agama, konflik perebutan sumber daya alam, terorisme internasional dengan beragam bentuknya, hingga konflik kawasan karena perebutan wilayah membuktikan dunia terus bergejolak.
Keberadaan absolutisme agama, pasca runtuhnya komunisme menandai babak baru pertengkaran ideologi dengan Amerika Serikat dan sekutunya. Wujudnya paling konkret mungkin direpresentasikan oleh Iran dan Afganistan. Kedua negara ini secara diametris berhadap hadapan dengan Amerika Serikat dan sekutunya.
Bagaimana dengan Tiongkok? Tiongkok belajar dari bubarnya Uni Soviet. Sejak era Deng Xiaoping tahun 1978, komunisme Tiongkok lebih revisionis.
Penerusnya seperti Jiang Zemin dan Hu Jintao malah makin revisionis. Tiongkok menjelma menjadi hibriditas politik, antara komunisme dengan pasar.
Tiongkok membangun aliansi aliansi politik melalui pendekatan ekonomi pasar, seperti BRICS (Brasil, Rusia, India, China, South Africa), maupun melalui proyek jalur sutra baru, dari Asia Tengah hingga ke Eropa, maupun jalur sutra maritim yang terhubung hingga ke Indonesia dan Afrika.
Menguatnya Tiongkok, dan Rusia harus kita akui sebagai 'poros baru' dari kekuatan politik, ekonomi dan militer. Banyak negara dunia ketiga, di Asia dan Afrika berlabuh ke Tiongkok dan Rusia ketika kondisi dalam negeri mereka diobok-obok oleh sekutu.
Bahkan saat Rusia perang dengan Ukraina sejak tahun 2022, Tiongkok membantu Rusia baik secara ekonomi, dengan membeli gas dan minyak Rusia, sekaligus membantu Rusia di meja diplomasi internasional.
Saat Iran perang dengan Israel, Rusia dan Tiongkok menjadi sandaran untuk membantu peralatan perang, serta diplomasi di Dewan Keamanan PBB. Demikian pula saat Presiden Bashar Al-Assad digulingkan oleh proxy-nya Amerika Serikat, Rusia memberi tempat perlindungan bagi Bashar Al-Assad dan keluarganya.
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, berencana memberikan taklimat kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait situasi
NASIONAL
BOGOR Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan terbatas dengan menteri Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/
EKONOMI
TAPSEL Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau kesiapan ratusan rumah hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana di Kabu
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa Ketua Umum Majelis Pimpinan Nasional (MPN) Pemuda Pancasila, Japto Soerjoso
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Samsung mulai menyingkap rencana menghadirkan kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diberi julukan Galaxy Glasses.
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Produsen smartphone asal China, Oppo, secara resmi mengumumkan bahwa ponsel lipat terbarunya, Oppo Find N6, akan diluncurkan di
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Selasa (10/3/2026), bersamaan dengan pelemahan dolar AS. Berdasarkan data Bloom
EKONOMI
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (10/3/2026) dibuka menguat signifikan. Pada pukul 09.01 WIB, IHSG terca
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan kembali menggelar Safari Ramadan dengan menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kemakmuran masj
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya memakmurkan masjid sebagai pusat syiar agama dalam agenda Safa
PEMERINTAHAN