Kasus Penyelundupan Sabu 1,9 Ton, Juru Mudi Kapal Sea Dragon Divonis 15 Tahun
BATAM Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada terdakwa Leo Candra Samosir, juru mudi kapa
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh: Yakub F. Ismail
FENOMENA menarik kini muncul di tengah bencana alam yang melanda tiga wilayah, Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Di tengah situasi mencekam itu, muncul gerakan sukarela dari bawah permukaan yang mampu menggelontorkan uang lebih dari Rp10,3 miliar hanya dalam hitungan 24 jam.Baca Juga:
Aksi kemanusiaan yang dipimpin Ferry Irwandi melalui Malaka Project ini bukan sekadar donasi, atau sebuah tren penggalangan dana digital yang kerap hadir di antara bencana.
Lebih dari itu, aksi tersebut merupakan sinyal sosial di mana ekspresi emosional kolektif, kepercayaan moral, dan rasa memiliki begitu kental menyelimuti ruang kesadaran sosial.
Gejala tersebut sekali lagi menunjukkan bahwa perjuangan Ferry Irwandi dan kawan-kawan ini dinilai lebih jujur dibanding lembaga atau elite politik yang selama ini tampil setiap kali kamera menyala.
Setidaknya, di balik gelombang dukungan ini terdapat dua makna mendasar: pertama, karena faktor kredibilitas personal dari Ferry Irwandi yang selama ini dikenal transparan dan bekerja langsung untuk kepentingan sosial; kedua, ada rasa kekecewaan laten masyarakat terhadap pemerintah dan elite yang dinilai gagal menjaga lingkungan sekaligus lambat merespons tragedi.
Lantas, apa dasar persoalan yang membingkai peristiwa bencana ini sehingga pelajaran berharga penting untuk dijadikan refleksi kolektif?
Elite dan Tanggung Jawab Kerusakan Ekologis
Peristiwa banjir dan longsor yang mendera Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara bukanlah musibah yang datang secara kebetulan.
Ini adalah petanda ekologis yang nyata bahwa di sana terdapat akumulasi kebijakan yang selama bertahun-tahun membuka ruang eksploitasi hutan Sumatera atas nama investasi, ekstraksi sumber daya, dan pengembangan ekonomi yang semua dibenarkan atas nama kepentingan nasional.
Menariknya, narasi itu datang bukan dari mulut rakyat, melainkan bibir para pemangku kebijakan. Mereka adalah sejumlah elite yang memiliki catatan panjang dan tanggung jawab moral, bahkan politis.
BATAM Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan hukuman 15 tahun penjara kepada terdakwa Leo Candra Samosir, juru mudi kapa
HUKUM DAN KRIMINAL
BATAM Kapten kapal Sea Dragon Tarawa, Hasiholan Samosir (54), dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh majelis hakim Pengadilan Negeri
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Memasuki hari ke19 Ramadan 1447 H, umat Muslim diingatkan agar tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memperbanyak ama
AGAMA
JAKARTA Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pemerintah tetap mempertahankan pagu anggaran program Makan Bergizi Gratis (M
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meresmikan 218 jembatan yang dibangun di berbagai wilayah terdampak bencana dan daerah terpencil di In
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar sidang isbat pada 19 Maret 2026 untuk menetapkan awal Syawal 1447 Hijriyah, sekaligus
NASIONAL
MEDAN Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Ir. Doddy Hanggodo, melakukan kunjungan ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Ut
NASIONAL
TAPANULI SELATAN, SUMUT Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara tengah menyelidiki dugaan korupsi terkait proyek pembangunan gedung Cip
PEMERINTAHAN
JAKARTA Aparat kepolisian dari Bareskrim Polri intensif memburu dua buronan jaringan narkoba yang diduga berada di bawah kendali Erwin I
HUKUM DAN KRIMINAL
KISARAN, ASAHAN Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan bersama Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan penyaluran Zakat, I
PEMERINTAHAN