BREAKING NEWS
Senin, 02 Maret 2026

Pendidikan Aceh: Antara Harapan Besar dan Kenyataan yang Belum Sepenuhnya Berubah

BITV Admin - Rabu, 24 Desember 2025 19:55 WIB
Pendidikan Aceh: Antara Harapan Besar dan Kenyataan yang Belum Sepenuhnya Berubah
Laksamana Muflih Iskandar Hasibuan, Mahasiswa Program Doktor Universitas Syarif Hidayatullah - Jakarta. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Pelatihan datang dan pergi, tetapi jarang benar-benar mengubah praktik pembelajaran di kelas.

Anggaran Pendidikan: Banyak, tetapi Belum Selalu Tepat Sasaran

Aceh tidak kekurangan anggaran pendidikan. Persentase belanja pendidikan terhadap APBD relatif tinggi dan secara normatif memenuhi amanat undang-undang. Namun besarnya anggaran belum otomatis menghasilkan mutu yang tinggi.

Terlalu sering anggaran terserap pada pembangunan fisik dan kegiatan administratif, sementara investasi pada peningkatan kualitas guru, pembelajaran, dan pendampingan sekolah masih belum optimal.

Akibatnya, dampak anggaran terhadap peningkatan hasil belajar siswa menjadi terbatas.

Masalah ini bukan soal korupsi semata, tetapi soal orientasi kebijakan: apakah anggaran benar-benar diarahkan untuk memperbaiki apa yang terjadi di ruang kelas.

Mengapa Pendidikan Aceh Harus Berubah Sekarang

Aceh tidak memiliki banyak waktu untuk menunda perbaikan. Bonus demografi sedang berlangsung. Dunia kerja berubah cepat. Tantangan sosial semakin kompleks.

Tanpa pendidikan yang bermutu, Aceh berisiko melahirkan generasi yang tertinggal di negeri sendiri.

Lebih dari itu, pendidikan adalah penopang utama perdamaian jangka panjang. Ketimpangan, pengangguran terdidik, dan frustrasi sosial sering kali berakar dari kegagalan sistem pendidikan memenuhi harapan generasi muda.

Penutup: Kebangkitan Aceh Dimulai dari Kejujuran Melihat Pendidikan

Kebangkitan pendidikan Aceh tidak akan lahir dari slogan, tetapi dari keberanian untuk mengakui kelemahan dan komitmen untuk memperbaikinya secara konsisten.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo: Rp6 Triliun Dana Sitaan Bisa Bangun 100 Ribu Hunian Tetap Korban Bencana Sumatra
Korban Bencana Sumatra Capai 1.129 Jiwa, BNPB Targetkan Hunian Sementara Akhir Desember
Menkes Pastikan 31 Rumah Sakit Pascabencana di Aceh Kembali Beroperasi dalam Dua Pekan
Ekonomi Gayo Bangkit! Jembatan Tenge Besi yang Sempat Putus Kini Bisa Dilalui Lagi
Bupati Karo Serahkan 1.232 SK PPPK Paruh Waktu, Fokus Tingkatkan Pelayanan Publik
KemenHAM: Mandeknya Perpres Stranas HAM 3 Tahun Ikut Picu Banjir Sumatera!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru