BREAKING NEWS
Kamis, 19 Februari 2026

Puasa Kuasa

BITV Admin - Rabu, 18 Februari 2026 18:45 WIB
Puasa Kuasa
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Oleh: Yudi Latif

SAUDARAKU, kehidupan tanpa rasa berdosa—rasa bersalah dan rasa malu—adalah kemabukan yang mengancam kewarasan.

Saat nurani tumpul, kuasa mudah menjelma angkara. Karena itu, keselamatan bersama menuntut kita—terutama elite negeri—kembali ke jalan cahaya.

Baca Juga:

Puasa adalah panggilan Cinta untuk pulang. Ia mengosongkan diri agar jiwa diisi cahaya Ilahi, mengingatkan kefanaan, dan menajamkan kesadaran bahwa tak ada pengawasan setajam nurani yang merasa dilihat Yang Mahamelihat.

Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi membangun benteng batin. Di ruang sunyi tanpa saksi, hanya rasa salah dan malu yang mencegah pengkhianatan.

Dari sanalah karakter ditempa: kejujuran dijaga dan amanah dipelihara.

Bagi pemimpin, puasa adalah sekolah integritas. Ia mendidik sikap ugahari, tahu batas dan mengenal kata cukup. Menahan yang halal di siang hari menjadi latihan membatasi syahwat kuasa.

Jabatan bukan hak istimewa, melainkan titipan yang harus dipertanggungjawabkan.

Puasa juga melatih empati. Lapar dan dahaga mengingatkan pada derita rakyat, menumbuhkan kepekaan pada ketidakadilan, tak memperlakukan derita rakyat hanya dengan takaran statistika.

Ia menanamkan disiplin dan keberanian moral: berani mengakui salah, meminta maaf, dan memperbaiki kebijakan yang keliru; tidak silau pujian, tidak tergoda keserakahan, dan tidak dikuasai ambisi.

Pemimpin yang ditempa puasa memahami bahwa kekuasaan adalah sarana melayani. Ia menjaga lisan dari dusta, tangan dari korupsi, dan keputusan dari keberpihakan yang culas.

Tanpa rasa salah dan malu, kuasa hanya melahirkan kesombongan dan kehilangan kemanusiaan.

Di ujung perjalanan, yang tersisa bukan tahta atau harta, melainkan jejak kebaikan dan kehormatan—yang dapat dijaga bukan oleh mereka yang merasa tahu, melainkan mereka yang tahu merasa di hadapan sesama dan Sang Pencipta.*


*) Penulis adalahaktivis dan cendikiawan muda.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Puasa, Ajak Umat Muslim Saling Menghormati dalam Perbedaan
Jaksa Agung ST Burhanuddin Tegaskan: Untuk Apa Jaksa Pintar Tanpa Integritas?
Hari Kesadaran Nasional, Wakapolda Aceh Bacakan Amanat Kapolda: Transformasi Polri Jadi Fokus Utama
Kontroversi Adies Kadir: Ketua Komisi III DPR Pertanyakan Peran MKMK
Puasa Bukan Alasan Turunkan Produktivitas, Wagub Sumut Minta ASN Tetap Profesional
DPR dan Pemerintah Percepat Pemulihan Pascabencana di Sumatera Jelang Ramadan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru