Sarapan Bisnis di Vladivostok, Putin dan Prabowo Bakal Bertemu Lagi 3 September
MOSKWA Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026.
INTERNASIONAL
Oleh: Dahlan Iskan
SAYA yakin Dwi Sasetyaningtyas tetap cinta Indonesia –setidaknya dalam hati kecilnya. Bahkan sikapnyi yang seperti merendahkan Indonesia itu bisa jadi justru saking cintanya pada tanah kelahirannya.
Saya setuju dengan Anda: Dwi hanya kenes. Ingin top. Juga hanya karena ingin membanggakan anaknya: diterima jadi warga negara maju, Inggris. Dia terlalu bangga kepada anak. Mayoritas kita begitu. Ngaku saja.Baca Juga:
Saya sendiri mengakui itu. Termasuk bangga kepada menantu yang pilih naik sepeda 1.500 km demi sayang suami. Juga kepada cucu. Pun yang masih SMP. Apalagi ketika dia menjadi juara debat internasional di Amerika.
Bahkan ada orang tua yang sampai mengorbitkan anaknya jadi wapres.
Sikap saya soal Mbak Dwi seperti itu. Kebanggaan yang berlebih-lebih. Ingin pamer seperti yang dilakukan istri pejabat yang pamer tas Hermes mereka.
Mungkin Mbak Dwi tidak punya Hermes. Atau belum pernah naik sepeda 1.500 km. Tapi setiap orang wajib punya kebanggaan. Mungkin sudah begitu lama perjuangan ingin menjadi warga Inggris itu. Maka begitu umur si anak 18 tahun ia boleh memilih: mau jadi WNI atau WNI –yang belakang singkatan Warga Negara Inggris.
Berarti si anak lahir di Inggris. Mungkin anak itu lahir waktu Aryo Iwantoro, suami Dwi, kuliah di sana. Yakni setelah alumnus ITB itu meraih gelar doktor di Utrecht, Belanda. Sebagai bayi yang lahir di Inggris anak itu beruntung: punya hak jadi warga negara Inggris atau warga negara orang tuanya.
Sebagai orang pintar tentu mereka sudah berpikir panjang: mana yang lebih menjamin masa depan. Itu adalah hak semua orang: menentukan masa depan masing-masing.
Masalahnya dua orang itu, Aryo dan Dwi, adalah penerima beasiswa dari negara Indonesia. LPDP. Mereka terikat aturan: setelah lulus harus bagaimana.
Istri saya dulu juga penerima ikatan dinas: waktu sekolah di SPG –sekolah pendidikan guru–setingkat SMA di Samarinda. Begitu lulus dia wajib menjadi guru SD Inpres. Setidaknya selama dua tahun.
Dia dapat penempatan di SD Inpres di pedalaman Kaltim. Di desa yang semua penduduknya suku Dayak Benuaq dan Tunjung. Sebagai pacar, saya pernah menengok ke sana. Naik perahu klotok: dua hari satu malam. Menyusuri sungai Mahakam ke arah hulu.
MOSKWA Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, pada 3 September 2026.
INTERNASIONAL
KEBUMEN Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan tiga petuah Jawa yang disebutnya masih relevan dalam kehidupan saat ini. Pesan
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah tipis sepanjang perdagangan sepekan pada 2428 Agustus 2026. Di saat yang sama, investo
EKONOMI
TAPTENG Bangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Simpang Labingke, Kecamatan Sirandorung, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera U
PERISTIWA
BANDA ACEH Ustaz Prof. Dr. Ali Abubakar, MA mengajak umat Islam menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk memb
AGAMA
KATHMANDU Banjir dahsyat dan longsor melanda kawasan dekat perbatasan ChinaNepal dan menewaskan sedikitnya 682 orang. Dari jumlah tersebu
INTERNASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menutup rangkaian Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tamba
NASIONAL
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengubah ketentuan penetapan status
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 9.765 gempa bumi susulan setelah gempa utama magnitudo 7,7
NASIONAL
JAKARTA Masyarakat kini bisa mengecek status desil kesejahteraan secara online melalui situs Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTS
NASIONAL