Dari Hulu ke Hilir, Sumut Gelontorkan Ratusan Miliar Bendung Sedimen dan Cegah Banjir Susulan
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mempercepat perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam
PEMERINTAHAN
Oleh:Mohammad Dawam
MUKTAMAR ke-35 Nahdlatul Ulama pada Agustus 2026 mendatang bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan organisasi. Momentum ini menjadi titik evaluasi sekaligus deklarasi arah baru NU dalam memasuki abad kedua pengabdiannya kepada umat, bangsa, dan negara. Karena itu, figur Ketua Umum PBNU yang terpilih nanti idealnya mampu membaca sejarah kepemimpinan NU sebagai "miqat" atau titik pijak arah kebijakan organisasi di masa depan.
Empat generasi kepemimpinan PBNU sebelumnya telah meninggalkan jejak dan karakter yang berbeda sesuai tantangan zamannya masing-masing. Dari sana, NU memiliki khazanah pengalaman yang sangat kaya untuk dijadikan pijakan membangun organisasi yang lebih besar, modern, dan tetap membumi.
Model Kepemimpinan Gus DurBaca Juga:
Ia rutin menghadiri pengajian kampung, sowan kepada para kiai, serta melakukan ziarah kubur ke makam para ulama.
Cara sederhana itu sesungguhnya membangun ikatan emosional yang sangat kuat antara PBNU dengan jamaahnya. Kehadiran seorang Ketua Umum PBNU di tengah masyarakat kecil menghadirkan rasa dihormati dan diayomi. Bahkan hal-hal sederhana seperti pemberian cincin akik atau uang seperlunya kepada para kiai yang sowan kepadanya mampu membangun hubungan batin yang sangat mendalam.
Pada saat yang sama, Gus Dur tetap kritis terhadap pemerintah ketika kebijakan dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil. Namun kritik itu disampaikan dengan elegan, terukur, dan tetap dalam bingkai kebangsaan. Inilah model kepemimpinan yang menjadikan PBNU hadir sebagai pengayom umat sekaligus penjaga moral bangsa.
Model Kepemimpinan Hasyim Muzadi
Model kedua adalah kepemimpinan Hasyim Muzadi. Karakter kepemimpinannya menonjol pada aspek manajemen organisasi yang merangkul semua kalangan. Ia membangun hubungan harmonis lintas organisasi Islam, lintas agama, bahkan lintas bangsa.
Pada masa kepemimpinannya, NU tampil kuat dalam diplomasi internasional melalui pembentukan International Conference of Islamic Scholars.
Melalui ICIS, NU didorong menjadi organisasi Islam moderat yang aktif membangun dialog perdamaian dunia. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik geopolitik internasional, model diplomasi seperti ini menjadi sangat relevan untuk dikembangkan kembali. NU memiliki potensi besar tampil sebagai kekuatan moral dunia yang mampu menjadi juru damai non-pemerintah.
Di dalam negeri, kepemimpinan Kyai Hasyim Muzadi juga dikenal mampu menjaga harmoni hubungan NU dan Muhammadiyah. Kebersamaan beliau dengan Din Syamsuddin kerap menjadi simbol kuat persatuan umat Islam Indonesia.
Model Kepemimpinan Said Aqil Siradj
Model ketiga adalah kepemimpinan Said Aqil Siradj. Gaya kepemimpinannya memadukan keberanian mengkritik pemerintah dengan semangat membangun peradaban dan penguatan sumber daya manusia NU.
Pada era beliau, Hari Santri Nasional resmi diakui negara setiap 22 Oktober.
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mempercepat perbaikan infrastruktur sumber daya air (SDA) yang rusak akibat bencana alam
PEMERINTAHAN
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia mengungkap lima jenis maladministrasi yang paling banyak ditemukan sepanjang Januari hingga 21 Agus
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat koordinasi penanganan dampak gempa Flores di Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Ten
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengatakan pemerintah daerah telah membentuk satuan tugas (Satgas) yang melibatkan masyarak
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong peningkatan program insentif sertifikasi halal gratis bagi pelaku u
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta seluruh perangkat kewilayahan mempercepat pendataan dan pendaftaran warga ke Port
PEMERINTAHAN
TANJUNG JABUNG TIMUR Kondisi Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, memprihatinkan. Seju
PEMERINTAHAN
Oleh Agus Santoso PEMBUKA 80 JUTA ALASAN UNTUK HATIHATIKasus penundaan transaksi yang viral beberapa hari ini membuat publik bertanya
OPINI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah siap menyediakan anggaran untuk menangani bencana, termasuk kebakara
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia memiliki kemampuan kuat dalam menghadapi bencana gempa bumi dan letusan gunung bera
NASIONAL