BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Ketika Kebocoran Menjadi Pertumbuhan

BITV Admin - Rabu, 27 Mei 2026 09:49 WIB
Ketika Kebocoran Menjadi Pertumbuhan
Managing Director, Stakeholders Management & Communications BPI Danantara Rohan Nafas (tengah) dalam konferensi pers terkait tugas PT DSI di kantornya, Jakarta, Rabu (20/5/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Sebab "berkah" ekonomi yang muncul berpotensi menjadi false recovery — pemulihan semu yang lebih banyak ditopang oleh koreksi administrasi dibanding peningkatan produktivitas riil.

Pabrik tidak tiba-tiba lebih efisien. Teknologi tidak otomatis lebih maju. Lapangan kerja baru belum tentu tercipta besar-besaran.

Yang berubah terutama adalah kualitas pencatatan dan kepatuhan terhadap sistem formal.

Ibarat rumah yang lampunya baru dinyalakan, ruangan tampak lebih luas bukan karena bangunannya membesar, melainkan karena gelapnya mulai berkurang.

Risikonya, pemerintah bisa terjebak pada rasa percaya diri berlebihan ketika angka pertumbuhan terlihat membaik.

Padahal fondasi utama ekonomi Indonesia masih menghadapi tantangan lama: pelemahan kelas menengah, rendahnya produktivitas industri, ketergantungan pada komoditas mentah, dan penciptaan lapangan kerja formal yang belum cukup kuat.

Karena itu, momentum pembongkaran under invoicing seharusnya tidak berhenti pada penindakan hukum atau efek statistik jangka pendek.

Momentum ini mestinya menjadi pintu masuk reformasi struktural yang lebih besar: memperkuat integrasi data ekspor, memperbaiki pengawasan devisa hasil ekspor, memperketat sinkronisasi data kepabeanan lintas negara, hingga memperbaiki transparansi rantai perdagangan komoditas.

Jika tidak, Indonesia hanya akan menikmati "bonus koreksi data" sesaat tanpa benar-benar memperbaiki kualitas pertumbuhan ekonominya.

Karena itu, jika angka pertumbuhan ekonomi Triwulan II nantinya terlihat lebih kuat, publik perlu membacanya dengan hati-hati.

Sebab sebagian kenaikan tersebut mungkin bukan sepenuhnya lahir dari ekspansi ekonomi baru, melainkan dari membaiknya kemampuan negara dalam menghitung aktivitas ekonomi yang selama ini bocor di ruang gelap perdagangan internasional.* (nasional.kompas.com)


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Dorong TVRI Sumut Angkat Budaya Lokal dan Perkuat Informasi Pembangunan
Kahiyang Ayu Tinjau Posyandu di Samosir, Tekankan Penguatan Layanan Kesehatan Desa
Pemkab Labuhanbatu Selatan Gelar Malam Takbiran di SBBK Kotapinang, Bupati Ajak Warga Perkuat Kebersamaan
Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbir Sambut Idul Adha 1447 H, 100 Kendaraan Ikut Meriahkan
Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Layak Disembelih, Pemkab Asahan Lakukan Pemeriksaan di 25 Kecamatan Jelang Idul Adha 1447 H
Ribuan Warga Padati Pusat Kota, Dirlantas Polda Aceh Hadiri Gema Takbiran Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru