BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Partai Politik dan Kerupuk Kulit

BITV Admin - Jumat, 05 Juni 2026 08:52 WIB
Partai Politik dan Kerupuk Kulit
Ilustrasi kerupuk kulit. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ketimpangan ini adalah bukti matinya fungsi ideologi di tubuh partai politik kita.

Ketika ideologi dikubur dalam-dalam demi pragmatisme elektoral, partai politik tidak lebih dari sekadar badan usaha penyalur kandidat, meninggalkan demokrasi kita berjalan terombang-ambing tanpa arah yang jelas.

Etalase Politik yang Renyah Tapi Kosong

Banyak yang berdalih bahwa ketiadaan ideologi adalah bentuk fleksibilitas politik modern yang cair.

Pandangan ini sebenarnya menyesatkan. Fleksibilitas tanpa landasan prinsip justru melahirkan wajah politik muka dua yang berbahaya.

Tanpa ideologi, koalisi dibangun bukan atas kesamaan visi jangka panjang untuk bangsa, melainkan murni atas kalkulasi bagi-bagi logistik dan jatah kue kekuasaan.

Gejala ini terlihat dari gemuknya kabinet kita. Ketika partai lintas spektrum merapat ke dalam satu perahu kekuasaan, akomodasi politik telah mengalahkan substansi.

Kabinet raksasa dipaksakan berdiri bukan demi efektivitas, melainkan untuk menampung syahwat politik partai yang lapar jabatan.

Politik kita kini menjadi "industri pelupa". Partai tidak lagi menjual visi, melainkan menjual kealpaan.

Mereka membombardir publik dengan gimmick dan bansos agar kita lupa pada kegagalan masa lalu.

Seperti kerupuk kulit dengan pengawet berlebih, mereka mengawetkan kebodohan kolektif agar pemilih tidak menuntut akuntabilitas jangka panjang.

Kemacetan ini terjadi karena spektrum ideologi partai kita sangat sempit dan usang, hanya berputar pada label nasionalis, agamis, atau perpaduan keduanya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Said Iqbal Berpeluang Masuk Kabinet Prabowo, Istana: Masih Dalam Pembahasan
Piring Anak, Gengsi Presiden
Harga Emas Anjlok Lagi! Antam Tembus Rp2,75 Juta, Ini Penyebabnya
Rupiah Kian Terpuruk, Tembus Rp17.998 per Dolar AS!
Di Balik Kasus BGN: Rapuhnya Sistem Merit Birokrasi
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.887 per Dolar AS, Tekanan Geopolitik Jadi Sentimen Utama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru