BREAKING NEWS
Sabtu, 15 Agustus 2026

Membedah Kawan dan Lawan Prabowo dalam Pidato di Sidang MPR 2026

Redaksi - Sabtu, 15 Agustus 2026 10:07 WIB
Membedah Kawan dan Lawan Prabowo dalam Pidato di Sidang MPR 2026
Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Melalui perluasan lisan spontan (extension of text) saat memanggil nama-nama ini, Prabowo menjadikan mereka lambang hidup dari keberhasilan intervensi negara.

Lalu Siapa yang jadi sasaran kritik bahkan murka Prabowo?

Kecaman kepada Birokrasi yang Berbelit-belit

Birokrasi yang berbelit-belit menjadi sasaran murkanya dalam pidatonya.

Di sini Memoria ideologisnya meledak di luar teks resmi.

Ketika draf pidato menyentuh urusan regulasi pupuk yang sempat mengunci nasib petani, ingatan sang Presiden langsung tertuju pada ribuan meja perizinan kaku yang selama puluhan tahun menyengsarakan rakyat kecil.

Melalui interupsi lisan yang penuh kegeraman, Prabowo menegaskan, negara didirikan untuk memudahkan rakyat, bukan mempersulitnya.

Kalimat tertulis yang normatif diubahnya menjadi teguran keras bahwa birokrasi tidak boleh menjadi benteng yang menghambat keputusan baik.

"Kita harus mengakui bahwa masalah yang berat adalah yang peraturan yang berbelit-belit. Para birokrat yang menggunakan wewenangnya untuk memperkaya diri dan kelompoknya. Ini harus kita berantas….. Birokrasi yang korup akan menghancurkan bagsa. Negara harus memudahkan rakyat. Bukan mempersulit."

"Dan kalau saya bicara, saya tidak hanya bicara pemerintah pusat, saya bicara pemerintah daerah. Provinsi dan kabupaten. Tanya rakyat, dengarkan suara raykat, mereka yang pertama yang menyampaikan, bahwa sering program-program tidak sampai ke rakyat," kata Prabowo di luar teks.

Letupan amarah dari memoria Prabowo juga terarah pada Badan Usaha Milik Negara.

Nada suara Prabowo meninggi ketika membacakan inefisiensi di BUMN dalam teks pidato resmi.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Cabai dan Ayam Naik Hari Ini, Bawang hingga Daging Sapi Justru Turun
IHSG Merah Pekan Ini! Kapitalisasi Pasar BEI Justru Tembus Rp11.243 Triliun, Ini 10 Saham Paling Anjlok
BUMN Bermasalah 30 Tahun Terakhir, Prabowo Wacanakan Pengadilan Ad Hoc untuk Usut Direksi
Prabowo Minta Pemda Pangkas Anggaran Seremoni: Lebih Baik untuk Sekolah, Rumah Sakit dan Gaji Guru
Prabowo Bentuk PFII, Jakarta dan Bali Disiapkan Jadi Pusat Keuangan Internasional
Semarak Kemerdekaan di Medan, Wali Kota Rico Waas Turun ke Jalan Bagikan Bendera Merah Putih kepada Pengendara
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru